zoom-in lihat foto Ketahui, Ini 6 Bahaya Konsumsi Makanan Manis di Bulan Puasa
Ketahui, Ini 6 Bahaya Konsumsi Makanan Manis di Bulan Puasa | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat buka puasa pasti kamu sering dianjurkan untuk berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang manis.

Hal ini dilakukan untuk menggantikan energi yang hilang saat berpuasa.

Tapi kalau dikonsumsi berlebihan, makanan dan minuman manis dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan lho.

Yuk, kurangi asupan makanan dan minuman manis yang terlalu banyak supaya terhindar dari berbagai risiko kesehatan seperti yang dilansir dari Kompas.com di bawah ini!

1. Jerawat

foto : hellomagazine | Ilustrasi jerawat  
foto : hellomagazine | Ilustrasi jerawat

Jerawat di wajah dapat timbul akibat konsumsi makanan berkarbohidrat, termasuk makanan dan minuman manis, secara berlebihan.

Pasalnya, asupan manis dapat memicu kenaikan kadar gula darah dan hormon insulin di tubuh yang membuat hormon androgen, produksi minyak di wajah, dan potensi peradangan meningkat.

Ketiga hal tersebut memiliki peran dalam terbentuknya jerawat.

2. Penuaan Dini

m.depplus.vn | penuaan dini  
m.depplus.vn | penuaan dini

Konsumsi gula berlebih juga dapat meningkatkan risiko penuaan dini, lho.

2 dari 3 halaman

Gula yang kita konsumsi akan menempel pada protein di dalam darah dan membuat suatu molekul yang berbahaya bagi kulit, kemudian memicu terjadinya penuaan dini di kulit.

Molekul tersebut dapat merusak kolagen serta elastin yang terdapat pada kulit, sedangkan keduanya berguna untuk menjaga kulit agar tetap terlihat kencang dan awet muda.

Rusaknya kedua komponen tersebut dapat membuat kulit terlihat kendur dan keriput.

3. Risiko Penyakit Jantung

radionz.co.nz | Ilustrasi penyakit jantung
radionz.co.nz | Ilustrasi penyakit jantung

Hal lain yang harus kita waspadai dari makanan manis adalah peningkatan risiko penyakit jantung.

Makanan manis biasanya dapat menimbulkan obesitas serta peningkatan kadar kolestrol dan kadar trigliserida, yang merupakan faktor risiko utama dari penyakit jantung.

Konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan juga dikaitkan dengan aterosklerosis, yaitu gangguan jantung yang disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah arteri di jantung oleh lemak.

4. Risiko Gangguan Ginjal

lifehealthcare.co.za | Ilustrasi terkena penyakit gagal ginjal kronis
lifehealthcare.co.za | Ilustrasi terkena penyakit gagal ginjal kronis

Risiko yang satu ini lebih tinggi bagi orang yang punya riwayat diabetes.

Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

3 dari 3 halaman

Kalau enggak segera diatasi, kerusakan ginjal yang terjadi dapat berkembang menjadi gagal ginjal.

5. Kerusakan Hati

pbs.org | Hati  
pbs.org | Hati

Kadar gula yang tinggi juga dapat membuat penumpukan lemak di hati.

Selain itu, mengonsumsi gula atau makanan dan minuman manis dapat membuat hati menjadi lebih resisten terhadap hormon insulin yang berguna untuk mengubah gula di dalam darah menjadi energi.

Akibatnya, kita dapat lebih berisiko terkena diabetes tipe 2.

6. Berat Badan Naik

foto : muscleandfitness | Ilustrasi berat badan
foto : muscleandfitness | Ilustrasi berat badan

Hal ini tentunya sudah jelas ya, girls.


Gula yang dikonsumsi dalam jumlah tinggi dapat membuat berat badan kita lebih mudah naik.

Lagi-lagi, peningkatan berat badan yang enggak normal dapat menimbulkan risiko diabetes tipe 2.

Artikel ini telah tayang dilaman Cewekabanget.grid.id dengan judul Jerawat dan 5 Bahaya Konsumsi Makanan Manis Lainnya di Bulan Puasa!

Selanjutnya