zoom-in lihat foto Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini
Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini | Food Revolution Network

TRIBUNJUALBELI.COM - Jahe dikenal sejak ribuan tahun lamanya sebagai salah satu bahan alami untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan.

Jahe sangat mudah dijumpai bahkan bisa tumbuh subur di pekarangan rumah.

Meski memiliki manfaat kesehatan, adapula efek samping jahe yang harus kita perhatikan.

Terutama bagi orang-orang dengan kondisi tertentu yang akan berbahaya jika mengabaikan efek samping jahe.

Dalam pengobatan Cina, jahe digunakan sebagai penangkal untuk keracunan makanan atau obat, yang menekankan sifat detoksifikasi.

Di Indonesia sendiri jahe dikenal sebagai salah satu obat tradisional yang mujarab untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini | Hellosehat
Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini | Hellosehat

Menurut herbalist, konsumsi lebih dari 4 gr jahe dalam satu hari dapat menyebabkan mulas, kembung, mual, atau gangguan perut.

Pasalnya, jahe juga dapat memicu sejumlah efek samping, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Jahe juga mengganggu efek obat pengencer darah, seperti warfin dan aspirin.

Berikut adalah 7 orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi jahe:


2 dari 4 halaman

1. Orang dengan gangguan darah

Jahe mencegah pembekuan darah, tetapi meningkatkan sirkulasi dan aliran darah.

Hal ini meningkatkan risiko pendarahan, terutama pada orang dengan kelainan darah atau mereka yang sedang menjalani pengobatan yang memperlambat pembekuan darah.

2. Orang dengan batu empedu

Jahe merangsang produksi empedu sehingga tidak dianjurkan untuk orang yang menderita batu empedu.

3. Orang dengan Ulkus atau IBD

Jahe segar telah dikaitkan dengan penyumbatan usus, sehingga orang yang menderita ulkus, penyakit radang usus atau usus yang tersumbat sangat disarankan untuk menghindarinya.

Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini | Alodokter
Meski Kaya Manfaat, Konsumsi Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dengan 7 Kondisi Ini | Alodokter

4. Orang yang akan melakukan operasi

Sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa mengonsumsi jahe sebelum operasi juga meningkatkan risiko pendarahan internal.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari konsumsi teh jahe dua minggu sebelum operasi.

3 dari 4 halaman

5. Perempuan hamil

Sejumlah penelitian menghubungkan jahe untuk menurunkan penyerapan zat besi dan vitamin yang larut dalam lemak pada perempuan hamil.

Jahe juga dapat menyebabkan kontraksi uterus.

Selain itu, hindari minum teh jahe terutama di trimester terakhir karena ada peningkatan risiko pendarahan.


6. Orang-orang yang mengonsumsi obat tertentu

Jahe berinteraksi dengan obat-obatan tertentu termasuk antikoagulan, barbiturat, beta-blocker, obat insulin atau terapi anti-platelet.

National Institutes on Health mengungkapkan bahwa jahe juga mengganggu efek dari beberapa obat lain termasuk antasida karena merangsang produksi asam di lambung.

Orang yang memakai obat untuk jantung, antihistamin, perawatan kanker dan obat penurun berat badan juga harus menghindari rempah ini.

7. Orang dengan diabetes dan hipertensi

Jahe mungkin menurunkan gula darah dan tekanan darah, sehingga orang yang mengonsumsi obat untuk diabetes atau hipertensi harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi jahe dalam bentuk apa pun. (Nakita/Nita Febriani)

4 dari 4 halaman

Artikel ini sudah tayang di laman Nakita dengan judul Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Efek Samping Jahe Ternyata Berbahaya Bagi Orang dalam 7 Kondisi Ini

Selanjutnya