TRIBUNJUALBELI.COM - Seiring dengan semakin meluasnya wabah virus corona, perlengkapan pelindung seperti masker kian diburu.
Bahkan kelangkaan masker terjadi di beberapa daerah di Indonesia, maupun negara-negara lainnya yang juga terdampak.
Di tengah kelangkaannya dan harga jual yang tinggi, kini banyak masker palsu justru beredar di pasaran.
Bahkan, pabrik penimbun masker palsu ditemukan beberapa waktu lalu.
Banyak masyarakat yang cemas tertular virus yang sedang viral itu.
Ternyata, membedakan masker palsu dan aslinya enggak susah kok.
Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Moh Adib Khumaidi bongkar perbedaannya.
"Kalau masker palsu, dia tidak menjadi filter molekul," buka Moh. Adib Khumaidi dikutip dari Kompas.com.
"Itu sama saja kita hanya menahan udara."
Seharusnya kan fungsi aslinya menahan molekul yang berterbangan di sekitar sehingga tidak tertular penyakit," lanjutnya.
Perbedaan masker asli dan palsu juga terlihat dari ketebalannya.
Masker asli akan terasa tebal lantaran memiliki tiga lapisan, Lapisan luar bertugas untuk mencegah percikan masuk ke masker, tengah untuk filtrasi, dan dalam untuk absorbsi.
"Biasanya yang tengah ini tidak ada di masker bedah palsu," jelasnya.
Ada saran bagi yang tak ingin sulit memperhatikan masker.
Menurut Adib, sebaiknya langsung membeli di apotek atau swalayan.
“Kalau bisa masuk ke dua toko itu, artinya mereka pasti legal dan terstandarisasi. Jadi, sebaiknya beli di sana kalau mau simpel,” tutupnya. (Motorplus/Galih Setiadi)
Artikel ini sudah tayang di laman Motorplus dengan judul Awas! Serangan Virus Corona Bikin Masker Palsu Beredar Luas, Begini Perbedaannya
