zoom-in lihat foto Viral Tisu Basah Jadi Pengganti Masker, Jangan Coba-coba Dokter Tidak Merekomendasikan
Viral Tisu Basah Jadi Pengganti Masker, Jangan Coba-coba Dokter Tidak Merekomendasikan | Tribun Ambon via Instagram/ @abiansemal.info

TRIBUNJUALBELI.COM - Sejak wabah virus corona menyerang, masker menjadi salah satu benda yang paling dicari di pasaran.

Masker menjadi barang langka yang kini banyak dijual dengan harga tidak masuk akal, melonjak hingga 6 kali lipat dari harga normal.

Belakangan viral video seorang wanita yang menggunakan tisu basah sebagai alternatif pengganti masker.

Dalam video yang beredar di media sosial, wanita tersebut terlihat membuat lubang pada bagian pinggir tisu basah sebelum kemudian dikaitkan ke telinga dan dipakai seperti halnya masker pada umumnya.

Viral Tisu Basah Jadi Pengganti Masker, Jangan Coba-coba Dokter Tidak Merekomendasikan | Tribunnews
Viral Tisu Basah Jadi Pengganti Masker, Jangan Coba-coba Dokter Tidak Merekomendasikan | Tribunnews

BACA JUGA:

Bukannya Cegah Virus Corona, Masker Malah Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi

Video penggunaan tisu basah sebagai pengganti masker ini pun kemudian langsung ramai menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Ketika dimintai pendapat terkait video yang tengah viral di media sosial, Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Chrisrianto Edy Nugroho mengaku nggak merekomendasikan penggunaan tisu basah sebagai pengganti masker.

BACA JUGA:

6 Jenis Makanan untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Hadapi Virus Corona

2 dari 2 halaman

"Untuk tisu basah (dijadikan masker) belum ada penelitiannya, jadi tidak direkomendasikan," ujar Edy ketika dimintai keterangan pada Senin (2/3), seperti dikutip HAI dari Tribunnews.

Lebih lanjut, Chrisrianto mengatakan bahwa masker yang direkomendasikan harus sesuai dengan standar kesehatan seperti bedah dan N95.

"Yang direkomendasikan hanya masker bedah dan masker N95," terangnya menambahkan.


Selain sesuai dengan standar kesehatan, Chrisrianto menyebut penggunaan masker harus benar untuk memaksimalkan fungsinya sebagai penyaring udara.

"Masker bedah pemakaiannya yang benar, yang berwarna hijau atau biru posisinya di luar, yang putih di dalam. Lipatan luar mengarah ke bawah," tutup Chrisrianto.

Jadi, mulai sekarang mending nggak usah coba-coba ya sob karena dokter sendiri juga nggak merekomendasikan penggunaan tisu basah sebagai pengganti masker. (*)

(Hai.Grid/Bayu Galih Permana)

Artikel ini telah tayang di Hai.Grid dengan judul Dokter Spesialis Paru: Nggak Boleh Tisu Basah Jadi Alternatif Pengganti Masker

Selanjutnya