TRIBUNJUALBELI.COM - Mobil transmisi manual bisa dideteksi kerusakannya saat digunakan.
Masalah yang sering terjadi pada mesin mobil adalah pada komponen kompling.
Pengemudi pasti akan langsung merasakan jika ada kompenen yang mengalami masalah.
Misalkan tenaga ngempos, kopling selip atau bahkan mesin bergetar saat perpindahan transmisi atau gigi percepatan.
Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna, mengatakan, jika mesin mengalami getar yang berlebih kemungkinan yang terjadi adalah cover kopling yang sudah jelek.
Menurutnya, kondisi ini salah satunya disebabkan karena saat penggantian kampas kopling tidak diikuti dengan penggantian cover kopling.
Padahal, usia dari kedua komponen tersebut sama untuk masa pemakaiannya.
Sehingga, jika kampas kopling dilakukan penggantian seharusnya cover kopling juga harus diganti.
BACA JUGA:
Cari Mobil SUV Bekas Murah? Cek Nih Ada Toyota Fortuner, Boleh Dinego
Jika tidak diganti kondisi permukaan dari cover kopling sudah tidak rata.
Dampaknya, saat perpindahan gigi atau transmisi mesin bergetar.
Kondisi ini tentunya akan membuat pengemudi menjadi tidak nyaman saat berkendara.
“Kalau hanya diganti kampas koplingnya saja mobilnya akan getar saat terjadi perpindahan gigi,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.
Maka dari itu, Suparna pun tidak merekomendasikan untuk penggantian hanya kampas kopling saja.
Jika ada konsumen yang melakukan penggantian kampas kopling maka disarankan untuk mengganti cover kopling sekalian.
“Memang kadang ada yang berpikir cukup mengganti kampasnya saja karena sudah aus. Sedangkan untuk cover koplingnya tidak perlu diganti karena masih bagus,” kata Suparna.
Selain itu, cover kopling yang tidak diganti juga akan membuat kampas kopling yang baru juga tidak akan berumur panjang.
BACA JUGA:
Temukan Mobil Murah Berkualitas Hanya Disini, Banyak Pilihan
Suparna mengatakan, usia pemakaian rata-rata kampas kopling adalah 80.000 kilometer.
Tetapi, jika penggantian kampas kopling tidak dibarengi dengan penggantian cover kopling, maka usia kopling bisa jadi hanya 40.000 kilometer saja.
Hal ini disebabkan karena saat cover kopling tidak diganti kondisi permukaan cover ini akan berpengaruh pada kinerja kopling.
“Sehingga, kemampuannya tidak akan maksimal, paling setelah 40.000 kilometer sudah diganti. Karena permukaan cover kopling yang lama ini tidak rata, sehingga kontak dengan kampas kopling juga tidak akan maksimal 100 persen,” ucapnya.
(Kompas/Ari Purnomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mesin Mobil Bergetar saat Pindah Gigi, Ini Penyebabnya

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!