TRIBUNJUALBELI.COM - Koyo dipakai untuk menghilangkan pegal atau masuk angin.
Saat ditempelkan bagian tubuh akan terasa panas, apakah kamu juga merasakannya?
Kenapa kertas seperti koyo bisa memancarkan panas, ya? Yuk, cari tahu!
baca juga : Saat Bangun Tidur Tiba Tiba Nyeri Punggung? Mungkin 2 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Punya Zat yang Sama Seperti Cabai
Apakah teman-teman tahu zat capsaicin? Zat ini yang memberikan sensasi pedas saat cabai digigit dan menyentuh lidah.
Nah, rupanya zat ini juga ada di koyo, teman-teman. Tak hanya memberikan rasa pedas, zat ini juga bisa memberikan rasa panas jika terkena kulit.
Selain zat capsaicin, koyo juga mengandung bahan kimia lain, yakni bengay dan aspercreme. Kedua zat itu mengandung salisilat. Zat ini bisa mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi.
Berkat zat ini, rasa nyeri di otot dan sendi bisa hilang setelah ditempeli koyo.
Bagaimana Cara Koyo Menghilangkan Nyeri?
Koyo termasuk obat jenis transdermal. Artinya, koyo menyalurkan obat melalui jaringan kulit.
Cara koyo menghilangkan nyeri cukup panjang, lo, Teman-teman.
Saat pegal, kita akan menempelkan koyo di lapisan kulit paling luar (epidermis).
Setelah ditempelkan, obat yang ada di dalam koyo akan masuk ke lapisan kulit tengah (dermis).
Obat yang ada di lapisan kulit tengah akan diserap oleh lapisan kulit paling dalam (hipodermis).
Saat berada di lapisan kulit paling dalam, obat dari koyo akan diserap pembuluh darah dan dialirkan ke seluruh tubuh.
Saat disebar ke seluruh tubuh, obat akan mengatasi peradangan yang menyebabkan otot dan sendi terasa nyeri.
Begitulah cara koyo menghilangkan nyeri di otot dan sendi.
Artikel ini telah tayang pada laman bobo dengan judul Koyo Bisa Memberikan Efek Panas, Bagaimana Cara Kerjanya?
