zoom-in lihat foto Xiaomi Redmi Note 7S Terbakar, Xiaomi Menolak Laporan Pemilik Hp
Xiaomi Redmi Note 7S Terbakar, Xiaomi Menolak Laporan Pemilik Hp

TRIBUNJUALBELI.COM - Salah satu komponen paling penting dari sebuah ponsel adalah baterainya.

Di sisi lain, baterai juga jadi komponen yang paling rawan mengalami kerusakan.

Berbagai masalah sering terjadi.

Mulai dari cepat panas, tidak bisa di-charge, terbakar, bahkan sampai meledak.

Kasus meledaknya baterai ponsel paling fenomenal adalah pada Samsung Galaxy Note 7 pada tahun 2016 lalu.

Akibatnya Samsung terpaksa menarik seluruh unit Galaxy Note 7 dari pasaran.

Kali ini kejadian yang menyerang baterai ponsel kembali terjadi.

Yang jadi menjadi tokoh utamanya adalah Redmi Note 7S.

Dilansir dari Gizchina, sebuah Redmi Note 7S milik pengguna asal India, Chavhan Ishwar, tiba-tiba saja terbakar.

Berdasarkan pengakuan Chavhan, ponsel itu ia beli pada 1 Oktober 2019 lalu dan baru sampai di tangannya dua hari kemudian.

2 dari 3 halaman

Ponsel barunya ini bekerja dengan baik sampai tanggal 2 November 2019 lalu sebelum api tiba-tiba muncul dari ponsel barunya ini.


Saat terbakar, ponselnya ini sedang diletakkan di atas meja tanpa digunakan sama sekali dan tidak juga sedang terhubung pada charger.

Tiba-tiba aroma hangus mulai tercium dan api mulai muncul.

Sebagian ponsel hangus.

Begitu juga soft case plastik yang digunakan.

Tentunya Chavhan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Xiaomi untuk meminta garansi.

Maklum, ponselnya ini baru saja berumur satu bulan.

Sayangnya Xiaomi menolak laporan Chavhan dan menganggap kejadian ini sebagai kelalaian pengguna.

Dalam pernyataan tertulisnya, Xiaomi menyebut adanya tanda terbakar yang tidak normal pada kasus ini.

3 dari 3 halaman

Xiaomi juga menyebut kalau baterai tidak termasuk dalam aturan garansi yang berlaku.

"Dalam kasus ini, setelah pemeriksaan lebih lanjut, disimpulkan bahwa kerusakan disebabkan oleh kesalahan eksternal, dan dengan demikian, diklasifikasikan sebagai kerusakan yang disebabkan oleh pelanggan." ungkap Xiaomi.

Selanjutnya