zoom-in lihat foto Minuman Boba, Enak tapi Berbahaya Jika Dikonsumsi Berlebihan
ilustrasi | Foto: Shutterstock

TRIBUNJUALBELI.COM - Boba, bola-bola kecil yang sering menjadi isian minuman bubble tea ini memang sedang hits di kalangan anak muda.

Boba berbahan dasar teh dan susu yang sebenarnya sehat, tetapi boba mengandung kandungan yang tinggi sehingga membuat minuma ni menyimpan bahaya jika dikomsumsi berlebihan.

Nggak cuma gula, minuman boba juga biasanya mengandung creamer non-susu yang merupakan pengganti susu.

Nah, creamer tersebut mengandung lemak trans yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan juga stroke.

HAI telah melansir dari Kompas.com, belum lama ini Rumah Sakit Mount Alvernia di Singapura, menerbitkan artikel yang membandingkan kadar gula dan kalori dari berbagai jenis minuman yang populer.

Hasilnya, jenis bubble tea yang mengandung gula terbanyak adalah boba, alias brown sugar milk tea.

Dalam segelas minuman ini terkandung 18.5 sendok teh gula. Sementara, di urutan kedua dalah winter melon tea dengan kandungan gula 16 sendok teh.

Padahal, dalam mengonsumsi gula untuk remaja sendiri, dianjurkan nggak lebih dari 5 sendok teh dalam sehari.

Jangka panjangnya, terlalu banyak mengonsumsi gula bisa memicu berbagai penyakit seperti diabetes, obesitas, hingga kanker.


Nah, biar terhindar dari penyakit tersebut, sebaiknya mulai mengurangi asupan gula.

2 dari 2 halaman

Kita bisa membiasakan dengan memilih ukuran gelas yang lebih kecil.

Selain itu, kita bisa minta untuk mengganti non-dairy creamer dengan susu segar atau skimmed milk.

Seperti brown sugar milk tea with pearls, jasmine green tea with fruits, beberapa minuman lainnya.

Artikel ini telah tayang pada laman HAI dengan judul Sering Minum Boba? Ketahui Bahaya Gula Minuman Nikmat Tersebut

Selanjutnya