TRIBUNJUALBELI.COM - Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun.
Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan tetak pada tulang dan setelah pasien mengalami jatuh ringan.
Dikutip dari GridHealth, penelitian dari International Osteoporosis Foundation (IOF) diperkirakan bahwa 200 juta wanita di seluruh dunia terkena osteoporosis.
Disebutkan bahwa ada 2 penyebab utama kenapa wanita lebih berisiko tinggi kena osteoporosis dibandingkan pria.
Penyebab pertama adalah karena wanita memiliki massa tulang yang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan dengan pria.
Penyebab kedua adalah hormon estrogen yang salah satu fungsinya adalah untuk melindungi tulang akan menurun produksinya ketika wanita mencapai masa menopause.
Baca juga : Kenali Tanda-tanda Munculnya Osteoporosis di Usia Muda
Dampaknya adalah menyebabkan keropos tulang.
"Wanita pun mengalami kehamilan dan menyusui. Proses ini juga mampu merampas kalsium dan vitamin D yang ada di dalam tulang untuk memenuhi kebutuhan kalsium bayi. Maka, tak heran bila wanita lebih rentan untuk mengalami osteoporosis dibandingkan pria," kata peneliti di IOF.
Tulang adalah penopang utama dari tubuh.
Oleh karena itu, tulang memang dirancang untuk sangat kuat dan padat agar dapat menunjang kegiatan kita sehari-hari seperti berjalan dan berlari.
Kepadatan tulang dipengaruhi oleh jumlah mineral yang ada pada tulang.
Mineral merupakan zat yang paling banyak dalam menyusun tulang, yaitu mencapai 60-70% dan sementara sisanya terdiri dari kolagen dan protein.
Seseorang yang mengalami kekeroposan tulang disebabkan oleh penurunan jumlah mineral tulang. (*)
Artikel ini telah tayang pada laman GridHealth dengan judul Ini Alasannya Mengapa Wanita Lebih Berisiko Menderita Osteoporosis
