zoom-in lihat foto Bercak Darah Pada Kuning Telur, Apakah Aman Untuk Dikonsumsi? Simak Penjelasannya
Bercak Darah Pada Kuning Telur, Apakah Aman Untuk Dikonsumsi? Simak Penjelasannya

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat akan memasak telur, terkadang kita menemukan bahwa masih terdapat bercak darah pada kuning telur.

Bercak darah ini terjadi secara alami dalam proses ayam bertelur.

Ada yang berpendapat bahwa bercak merah dalam telur berarti telur sudah dibuahi, namun ini tidak benar.

Bercak darah dalam terlur berasal dari pecahnya pe,buluh darah kecil di indung telur ayam atau saluran telur ayam.

Saluran ini adalah tabung yang dilewati telur dari ovarium ke luar tubuh induk ayam.

Ovarium ayam betina dipenuhi dengan pembuluh darah kecil, kadang-kadang pembuluh darah ini pecah selama proses ayam bertelur.

Ketika bercak darah ada di permukaan kuning telur, pendarahan ini terjadi di ovarium ketika telur keluar dari folikel.

Folikel ini adalah kantung cairan yang berisi beberapa pembuluh darah. Karenanya jika ada pembuluh darah yang pecah, ada bercak darah di kuning telur ayam.

Bercak darah ini juga bisa muncul di putih telur, kemungkinan pendarahan terjadi saat telur dilepaskan ke saluran telur.


Jarang Terjadi

2 dari 3 halaman

Telur dengan bercak darah ini disebabkan karena induk ayam sudah dan sudah ada di penghujung siklusnya bisa menghasilkan telur.

Ini juga bisa terjadi karena induk ayam muda baru pertama kali bertelur.

Induk ayam yang kekurangan vitamin A dan vitamin D juga bisa menghasilkan telur dengan bercak darah, teman-teman.

Selain bercak darah, ada juga bercak daging yang bisa muncul di putih telur.

Ini bisa terjadi karena telur melewati saluran telur dan tidak sengaja membawa jaringan yang membentuk menjadi bercak daging.

Apakah aman ketika dikonsumsi?

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat dan Badan Keamanan Telur, telur yang mengandung bercak darah aman dikonsumsi, asalkan dimasak dengan matang.

Kita bisa menyingkirkan bercak darah terlebih dahulu, kemudian memasak telur sampai matang.

Ini karena baik telur yang mengandung bercak darah maupun tidak, bila tidak dimasak sampai matang berisiko membuat seseorang terinfeksi bakteri Salmonella.

Jadi, tidak perlu khawatir jika menemukan bercak darah atau bercak daging pada telur, kita bisa menyingkirkannya, kemudian memasak telur sampai matang dan mengonsumsinya.

3 dari 3 halaman

Artikel ini telah tayang pada laman bobo dengan judul Telur yang Mengandung Bercak Darah Aman Dikonsumsi atau Tidak, ya?

Selanjutnya