TRIBUNJUALBELI.COM - Gedget tidak bisa lepas dari kehidupan manusia di era digital ini.
Tak terkecuali anak kecil sekalipun, dimana mereka lebih memilih bermain gadget ketimbang beraktivitas secara fisik bersama teman-temannya.
Tentu saja hal ini perlu menjadi perhatian lebih para orangtua.
Sebab jika tidak terkontrol kebiasaan anak bermain gadget dapat memberikan lebih banyak dampak buruk, salah satunya dari segi kesehatan seperti iritasi mata pada si kecil.
Perlu diketahui, iritasi mata pada anak ini bukanlah hal yang bisa disepelekan, jika terus dibiarkan akan sangat berbahaya bagi penglihatan si kecil.
Untuk itu, penting bagi para orangtua mengatur penggunaan gadget pada anak ini, sebab mata mereka masih rentan terhadap cahaya yang terlalu terang.
Menurut American Academy of Pediatrics, menatap layar gadget untuk waktu lama tanpa istirahat dapat menyebabkan beberapa gejala iritasi mata, seperti berikut ini:
1. Mata lelah
Otot-otot di sekitar mata bisa lelah karena terus digunakan.
Fokus pada layar gadget untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kesulitan konsentrasi dan sakit kepala terpusat di sekitar pelipis dan mata.
Anak-anak juga sering menggunakan perangkat ponsel di mana pencahayaan kurang dari ideal, menyebabkan mata lelah karena menyipit.
2. Penglihatan kabur
Menatap pada jarak yang sama untuk waktu yang lama dapat menyebabkan sistem fokus pada mata untuk sementara atau terkunci.
Kondisi ini, yang disebut spasme akomodasi, yang menyebabkan penglihatan seorang anak kabur ketika dia memalingkan muka dari layar.
Beberapa penelitian juga menunjukkan penggunaan komputer dan ponsel dapat memicu peningkatan tingkat miopia (rabun jauh) di antara anak-anak.
Lebih banyak waktu bermain di luar dapat meningkatkan perkembangan penglihatan yang lebih sehat pada anak-anak.
3. Mata kering
Studi menunjukkan bahwa seseorang lebih jarang berkedip ketika berkonsentrasi pada layar digital, yang dapat membuat mata kering dan teriritasi.
Akibatnya, kelopak mata bagian atas cenderung terbuka lebih lebar sehingga mempercepat penguapan lapisan air mata mata.
Tak hanya bagi kesehatan mata, menurut seorang dokter spesialis anak dari WebMD, Hansa Bhargava, MD menyebutkan bahwa sering bermain ponsel dapat memengaruhi kemampuan emosi anak.
Bahkan sebuah penelitian menunjukkan lebih dari 900 balita usia 6-24 bulan yang menghabiskan waktu bermajn ponsel, menunjukkan keterlambatan bahasa.
Bhargava juga mengatakan bahwa cahaya biru dari layar ponsel dapat memengaruhi melatonin dan mengganggu kualitas tidur anak. (*)
Artikel ini telah tayang dilaman Health.grid dengan judul Dari Mata Lelah Hingga Penglihatan Kabur, Ini Risiko Iritasi Mata Bagi Anak yang Sering Main Gadget

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!