zoom-in lihat foto Jangan Sembarangan, Begini Cara Aman Ngadem di Mobil saat Listrik Mati
ilustrasi Ac mobil | Tribuntravel

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat mati listrik, beberapa orang memilih untuk 'ngadem' di mobil karena memanfaatkan AC pada mobil.

Hal ini karena beberapa orang tidak tahan dengan kondisi panas dan gerah.

Namun perilaku tersebut ternyata memiliki risiko kematian.

Hal ini disebabkan karena masuknya gas karbon monoksida (CO) yang dihasilkan pembakaran mesin ke dalam kabin mobil sehingga tubuh kehilangan cairan tanpa di sadari.

Dampak yang terjadi yaitu tubuh kita akan menjadi lemas.

Melalui Kompas.com, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menyarankan agar memang ketika ingin 'ngadem' di mobil sebaiknya kendaraan tersebut dijalankan.

"Sebenarnya hal ini tidak direkomendasikan, apalagi kondisinya mobil dalam keadaan diam di dalam garasi, tapi dalam keadaan mendesak bisa lakukan hal tersebut dengan cara mobil dijalankan", kata Didi, Jakarta, Senin (5/8/2019) seperti yang dikutip dari laman kompas.com.

Menjalankan mobil berguna untuk mengurangi kadar CO di kabin, selain itu jug aberguna agar orang sekitar tidak keracunan gas emisi yang dikeluarkan mobil saat berada di garasi.

"Batas kecepatan mobil juga dijaga (karena dalam kondisi mati listrik), jangan terlalu cepat. Kalau dirasa ada bau tidak sedap di kabin, buka kaca mobil sedikit supaya sirkulasi udara kembali normal," ujar Didi lagi.

Pastikan lampu kabin tidak menyala sepanjang perjalanan singkat tersebut.


2 dari 2 halaman

Hal ini akan berpengaruh pada komponen aki sebagai penghasil energi listrik mobil,

Jangan sampai mobil mogok atau sulit dinyalakan kembali ketika ingin digunakan lagi.
(kompas.com / Ruly Kurniawan / Azwar Ferdian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Aman Ngadem di Mobil saat Listrik Mati",

Selanjutnya