TRIBUNJUALBELI.COM - Tumbuhan asparagus sering dimanfaatkan dari akar hingga tunasnya.
Asparagus juga sering dijadikan pendamping lauk pauk atau dijadikan sup.
Asparagus bisa dimanfaatkan sebagai obat luar untuk mengeringkan luka.
Jika dikonsumsi, ternyata asparagus bunya manfaat baik bagi tubuh.
Seperti yang dikutip dari Bobo.id ini manfaat asparagus untuk tubuh kita.
1. Melancarkan Pencernaan
Asparagus mengandung inulin, berfungsi untuk membantu peningkatan penyerapan nutrisi dan juga memiliki sifat pencahar yang dapat membantu kelancaran fungsi usus, serta mengatasi perut kembung, sembelit, diare, dan disentri.
2. Menjaga Kadar Asam Amino dalam Darah
Asparagus kaya akan vitamin B yang dapat membantu menjaga kadar asam amino dalam darah.
Kekurangan vitamin B dalam tubuh, dapat meningkatkan kadar asam amino dan meningkatkan berbagai risiko kesehatan, seperti kerusakan pembuluh darah, pengerasan pembuluh darah, dan gangguan jantung lainnya.
3. Berfungsi sebagai Antikanker
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Cancer Letters, kandungan saponin yang ditemukan di pucuk asparagus dapat berfungsi sebagai anti-tumor.
Selain itu sebuah penelitian pada 2016 menemukan bahwa saponin berpotensi mengelola sel kanker kolorektal atau kanker pada usus.
4. Mengurangi Risiko Diabetes
Nutrisi antiinflamasi ada dalam asparagus berfungsi membantu mengurangi risiko penyakit kesehatan kronis, seperti diabetes tipe 2.
Selain itu penelitian juga membuktikan bahwa mineral chromium dalam asparagus mampu untu mengatur kadar gula darah, meningkatkan sekresi insulin, dan memberikan efek antidiabetes.
5. Mengobati Reumatik
Artritis reumatoid atau reumatik, adalah kondisi kronis yang menyebabkan peradangan pada sendi.
Meski sering dialami oleh orang tua, anak-anak dan remaja juga bisa mengalami reumatik, lo.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya folat dan memiliki antiinflamasi seperti asparagus dapat membantu meringankan rasa sakit dan mencegah penyakit reumatik semakin memburuk.
6. Mengobati Infeksi Saluran Kemih
Penelitian menunjukkan bahwa asparagus memiliki efek anti-urolithiatis, yang dapat membantu mengobati infeksi saluran kemih.
Karena sifat diuretik pada sayuran ini, mengonsumsi asparagus dapat meningkatkan frekuensi dan volume buang air kecil, serta membuat urin berbau menyengat.
Namun efek ini berguna untuk mendetoksifikasi dan membersihkan limbah beracun dari dalam tubuh.
7. Mengobati Gejala Epilepsi
Epilepsi adalah gangguan kronis yang memengaruhi otak dan menyebabkan kejang-kejang berulang.
Otak akan mentransmisikan sinyal-sinyal abnormal, sebagai akibat dari perubahan yang tidak dapat dipulihkan pada jaringan otak. Akar asparagus diyakini dapat digunakan sebagai anti-epilepsi dan berguna untuk mengobati berbagai gejala epilepsi.
8. Menjaga Tingkat Kolesterol dalam Darah
Dalam asparagus ada banyak kandungan antioksidan yang berpotensi untuk mengobati stres oksidatif dan berbagai gangguan lain, seperti hiperlipidemia dan hiperkolesterolemia.
Penyakit-penyakit ini menunjukkan adanya kandungan lemak dan kolesterol yang tinggi dalam tubuh, yang berisiko menimbulkan penyakit yang berhubungan dengan jantung dan peredaran darah dan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.
Selain beberapa manfaat di atas, asparagus telah diyakini dapat berfungsi untuk merawat kesehatan mata, mengurangi risiko katarak dan rabun senja, mengobati wasir dan hipertensi, hingga mampu mengurangi risiko penyakit pada neuron otak seperti Alzheimer, Parkinson, dan Huntington.
Artikel ini telah tayang pada laman Bobo.id dengan judul Pernah Coba Asparagus? Bermanfaat untuk Mencegah Diabetes, lo!
