zoom-in lihat foto Tanpa Mengecat, Ini Cara Alami Mengembalikan Warna Rambut
Ilustrasi | Matrix

TRIBUNJUALBELI.COM - Penuaan biasanya bisa ditandai akan munculnya warna rambut putih.

Namun, tak hanya penuaan saja yang bisa mengubah rambut berwarna putih.

Kondisi seperti ini dapat juga disebabkan karena stres dan bahkan dari bahan kimia produk perawatan rambut.

Sesekali kamu mungkin pernah menemukan uban atau rambut pecah berwarna kemerahan. Meski tak terlalu terlihat, kadang kita pun akan merasa terganggu.

Biasanya seseorang memilih untuk mengecat rambut untuk mengembalikan warna rambut.

Sayangnya, tak semua orang bisa mewarnai rambut dengan sesuka hati.

Terutama jika kamu memiliki alergi dengan bahan pewarna rambut.

Nah, jangan khawatir, kamu bisa mengembalikan warna rambut dengan cara berikut ini yang telah dilansir dari Hellosehat.com.

1. Konsumsi makanan yang meningkatkan melamin

Salah satu cara untuk mengembalikan warna rambut adalah meningkatkan produksi melanin dalam tubuh.


2 dari 3 halaman

Walaupun cara ini tidak 100% membuat rambut yang abu-abu atau kemerahan jadi hitam kembali, setidaknya warnanya bisa jadi lebih gelap.

Melanin adalah pigmen (zat warna) kulit dan rambut. Melanin dihasilkan dari sel-sel melanosit yang membuat warna kulit dan rambut jadi lebih gelap.

Nah, kamu bisa meningkatkan produksi melanin ini lewat makanan.

Makanan mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh sel tubuh, termasuk sel melanosit.

2. Kurangi terkena paparan sinar matahari

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, warna rambut dapat berubah jadi lebih terang akibat paparan sinar matahari.

Sinar UVA dan UVB dari matahari diketahui merusak protein rambut, yakni keratin. Akibatnya, rambut jadi kering, rapuh, dan pecah-pecah.

Untuk mengembalikan warna rambut seperti awal dan memastikan rambut tidak semakin rusak, kamu perlu mengurangi paparan sinar matahari.

3. Pertimbangkan minum suplemen


3 dari 3 halaman


Langkah selanjutnya untuk membantu mengembalikan warna rambut indah seperti sediakala adalah dengan minum suplemen.

Namun, sebelum menggunakannya, konsultasikan lebih dulu dengan dokter.

Selanjutnya