TRIBUNJUALBELI.COM - Makan secara pelan sepertinya cocok buat Anda yang ingin menurunkan berat badan.
Mengapa bisa?
Dilansir dari kompas.com, makan secara pelan telah terbukti mampu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi.
Makan secara pelan menyebabkan adanya peningkatan kadar hormon antipilar yang diproduksi.
Selain itu otak memiliki waktu untuk menerima serangkaian sinyal dari hormon yang dikeluarkan oleh saluran pencernaan.
Reseptor adalah salah satu saraf di perut bisa langsung memberikan sinyal pada otak melalui saraf vagus yang menghubungkan usus dan batang otak.
Sinyal ini dilepaskan saat makanan dicerna sebagian di usus kecil.
Hormon cholecystokinin akan dikeluarkan oleh usus sebagai respon terhadap makanan yang dikonsumsi selama makan.
Selain hormon cholecystokinin, hormon leptin yang dikeluarkan oleh sel lemak akan memperkuat sinyal untuk meningkatkan perasaan kenyang.
Leptin berinteraksi dengan neurotransmitter dopamin di otak untuk menghasilkan perasaan senang setelah makan.
Berdasarkan hal tersebut, makan pelan cenderung lebih cepat kenyang karena otak, sistem saraf dan hormon bisa saling mempengaruhi dan memberikan rangsangan.
Jika tubuh lebih cepat kenyang secara otomatis akan makan lebih sedikit kalor dan risiko obesitas pun akan menurun.
Selain membantu menurunkan berat badan, makan pelan juga memiliki beberapa manfaat lainnya seperti:
1. Membuat Anda lebih menikmati makanan.
2. Kesehatan pencernaan meningkat
3. Membantu tubuh untuk menyerap nutrisi dengan lebih maksimal
4. Menjaga gigi tetap sehat.
5. Membuat Anda lebih tenang dan terkendali.
Untuk itu makan secara pelan tidak ada ruginya, selain bisa membuat kita menikmati makanan juga membantu kita menurunkan risiko obesitas.
( Kompas.com / Gloria Setyvani Putri )
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Makan Pelan Bikin Cepat Kenyang?",
