zoom-in lihat foto Satu Juta Informasi Fingerprint dan Face Unlock Tersebar
Satu Juta Informasi Fingerprint dan Face Lock Tersebar

TRIBUNJUALBELI.COM - Kecanggihan teknologi semakin berguna untuk membantu kehidupan manusia.

Salah satunya dapat ditemukan di smartphone yang ada pada zaman modern seperti saat ini.

Smartphone merupakan satu perangkat yang memiliki segudang fitur yang canggih dan berguna.

Fitur yang mungkin cukup bermanfaat bagi para penggunanya adalah sistem pengamanannya.

Dengan fitur tersebut, privasi para penggu smartphone dapat terjaga cukup baik dan aman.

Namun, ternyata fitur itu dapat disalah gunakan oleh beberapa pengembang teknologi.

Sebagai contohnya, baru-baru ini ditemukan pelanggaran data keamanan baru yang cukup merugikan.

Menurut forbes.com, sudah ada satu juta lebih data fingerprint dan facial recognition terekspos.

Walaupun pelanggaran tersebut sudah dilaporkan, fingerprint, facial recognition, data log, dan semua informasi personal bisa ditemukan di database yang dapat diakses oleh publik.

Namun, dampak dari pelanggaran tersebut belum cukup terlihat.


2 dari 2 halaman

Tak seperti username dan password, data biometric tidak dapat dirubah oleh orang lain.

Permasalah tersebut terlihat ketika Noam Rotem dan Ran Loca memberikan laporan temuan pelanggaran berkaitan dengan Suprema.

Permasalahan perusahaan Suprema ini berhubungan dengan dunia international.

Hal tersebut dikarenakan, identitas biostar Suprema Biometric 2 SDK terintergrasi ke dalam sistem kontrol akses AEOS.

AEOS sendiri sudah digunakan oleh 5700 organisasi di 83 negara termasuk pemerintah, bank, dan polisi.

Mudah-mudahan tidak terlalu berdampak untuk masyarakat Indonesia ya.

Berita ini telah tayang di Nextren.grid.id dengan judul GAWAT! Satu Juta Data Fingerprint dan Facial Recognition Terekspos

Selanjutnya