TRIBUNJUALBELI.COM - Pernahkah kamu mengalami stress akibat macet di kota besar? Penuhnya kendaraan dan semprawutnya jalanan di kota besar membuat polusi semakin tinggi.
Saat terjebak di jalan raya, pasti kita menghirup asap kendaraan bermotor yang tidak sedap baunya.
Asap kendaraan yang kita hirup setiap hari tentunya membuat pernafasan kita tidak sehat.
Lantas apakah tubuh kita dapat tetap sehat ditengah hiruk pikuknya udara akibat kemacetan di jalan?
Dilansir dari nationalgeographic.grid, pola makan ternyata mempengaruhi kekebalan tubuh kita dalam melindungi karbon-karbon jahat perusak kesehatan.
Hidup di kota dengan polusi udara buruk membuat kita perlu memerangi radikal bebas. Radikal bebas ini bisa merusak sel-sel tubuh dan berujung pada penyakit yang serius.
Zat dalam tubuh kita bertugas melawan radikal bebas adalah antioksidan. Artinya kita harus mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan.
Zat antioksidan dapat ditemui pada buah-buahan dan sayur.
Dua makanan ini dengan mudah ditemukan, maka penuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin.
Jika anda pengguna roda dua, jangan lupa untuk menggunakan masker dan pakaian yang rapat.
Lalu, rutin berolahraga seminggu tiga kali untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Olahraga ringan semacam pemanasan kecil sebelum mandi, push up, sit up, atau bisa juga jogging.
Kemudian, bagaimana jika kita tidak sempat melakukan olahraga, sedikit mengonsumsi buah-buahan, dan sayur-sayuran? Sementara udara kota tetap saja penuh karbon tidak sehat.
Cara alternatif lainnya adalah sempatkanlah berkunjung ke daerah alam hijau. Entah itu sekadar piknik, berkemah, atau mendaki gunung. Tujuannya agar tubuh bisa merasakan udara segar tanpa polusi. Sekaligus relaksasi dan refleksi diri dari penatnya kehidupan kota.
Artikel ini telah tayang pada laman nationalgeographic.grid.id dengan judul Hidup di Tengah Polusi Udara Kota, Adakah Cara untuk Tetap Sehat?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!