TRIBUNJUALBELI.COM - Satu masalah yang sering dikeluhkan oleh banyak orang adalah masalah gusi bengkak.
Kondisi ini memang sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Rasa nyut-nyutan yang ditimbulan memang menjadi sesuatu yang membuat kita tidak dapat tidur.
Dilansir dari hellosehat.com, berikut penyebab gusi bengkak yang paling umum
1. Menyikat gigi terlalu keras.
Menggosok gigi terlalu keras menyebabkan gusi luka, berdarah hingga membengkak.
Jaringan gusi yang rusak juga dapat menyebabkan garis gusi melonggar turun sehingga membiarkan sebagian akar gigi Anda terbuka. Ini pada akhirnya dapat memicu kemunculan gejala-gejala gigi sensitif.
Maka sikatlah secara sewajarnya dan pastikan cara menggosok secara benar. Gunakan sikat gigi yang berbulu halus dan lebar kepala sikatnya pas dengan lebar mulut anda.
2. Gingivitis
Gingivitis disebabkan karena kebersihan mulut yang buruk.
Sisa makanan yang terselip di sela gigi lambat laun akan menjadi plak.
Plak yang tidak dibersihkan akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Nah, karang gigi inilah yang akan menjadi penyebab gingivitis.
Gingivitis dapat dicegah dan diatasi dengan cara menjaga kesehatan mulut. Pastikan selalu rajin menyikat gigi dua kali sehari pada pagi dan malam.
Rutin konsultasi ke gigi juga merupakan cara terbaik dalam menjaga kebersihan gigi.
3. Baru pasang kawat gigi
Hal ini terjadi akibat gesekan antar kawat atau bracket dengan sisi dalam bibir, pipi , gusi atau lidah sehingga menyebabkan luka.
Cara paling mudah untuk mengatasi penyebab gusi bengkak ini adalah dengan mengopres sisi wajah yang skit dengan es batu.
Berkumur atau minum air dingin juga dapat mengurangi pembengkakan.
4. Kehamilan
Perubahan hormon selama kehamilan membuat tubuh wanitta memproduksi lebih banyak dari biasanya.
Akibatnya, gusi Anda jadi lebih rentan mengalami iritasi hingga berujung bengkak.
Tak hanya itu. Perubahan hormon dan sistem imun yang melemah selama kehamilan juga menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri menjadi penyebab infeksi. Itu kenapa risiko gusi bengkak pun mungkin tidak bisa otomatis dihindari oleh ibu hamil.
Cara untuk mencegahnya adalah dengan rajin sikat gigi dua kali sehari pagi dan malam sebelum tidur.
5. Sariawan
Setiap orang pernah mengalami sariawan.
Gusi bengkak karena sariawan bisa jadi penyebabnya adalah gangguan sistem imun, maupun infeksi dari bakteri atau virus seperti herpes oral. Cedera akibat benturan keras pada mulut juga bisa membuat gusi bengkak mirip sariawan.
Untuk mengobati sariawan, kumur-kumurlah dengan air garam. Larutkan 1/2 sendok teh garam yang ke dalam segelas air putih hangat, dan kumur dalam mulut selama 20-30 detik kemudian buang dan bilas air putih. Bisa juga dengan mengompres sariawan dengan es batu yang dibalut kain tipis.
Namun jika gusi bengkak Anda disebabkan infeksi virus herpes, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat antivirus tertentu untuk membunuh virusnya.
6. Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin B danC menjadi penyebab gigi bengkak.
Vitamin C penting untuk memproduksi kolagen yang membentuk jaringan gusi. Sementara itu, vitamin B membantu pertumbuhan sel dan sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk gusi. Makanya kekurangan dua vitamin ini akan membuat Anda rentan kena sariawan dan gusi yang membengkak.
Agar tidak terjadi, usahakan selalu makan sehat dan teratur untuk mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda.
7. Efek obat dan kemoterapi
Penggunaan obat-obatan kemoterapi memang seringkali menyebabkan sejumlah efek samping yang tidak menyenangkan. Mulai dari mual, muntah, rambut rontok, perubahan warna kulit, hingga gusi bengkak.
Ya, kemoterapi menyebabkan gusi Anda jadi lebih sensitif sehingga rentan meradang dan bengkak.
8. Merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai infeksi gigi dan gusi. Bahkan, orang yang merokok diketahui lebih berisiko terserang penyakit gusi daripada yang tidak merokok. Pada prinsipnya, semakin banyak dan lama Anda merokok, maka semakin besar pula risiko Anda terkena penyakit gusi.
Merokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus atau bakteri penyebab penyakit. Itu sebabnya, para perokok berisiko tinggi mengalami infeksi gusi. Jika kebiasaan buruk ini dibiarkan terus-terusan, infeksi gusi akan semakin parah dan lebih sulit untuk disembuhkan.
9.Perubahan hormon pada wanita
Selain perubahan hormon selama kehamilan, puber, menstruasi, dan menopause juga bisa menjadi penyebab gusi bengkak khusus pada wanita.
Selama puber dan menstruasi, kadar hormon progesteron yang meningkat akan turut memperbanyak aliran darah ke gusi. Hal ini menyebabkan gusi jadi kemerahan, bengkak, dan sangat sensitif hingga mungkin mudah berdarah. Bagi wanita usia lanjut, menopause juga dapat menyebabkan masalah gusi yang serupa.
Jadi mulai sekarang, yuk rajin menyikat gigi.
Artikel ini telah tayang pada laman hellosehat.com dengan judul 9 Hal yang Paling Sering Menyebabkan Gusi Bengkak
