zoom-in lihat foto 3 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Cegah Terjadinya Kebotakan Pada Pria
3 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Cegah Terjadinya Kebotakan Pada Pria

TRIBUNJUALBELI.COM - Kebotakan adalah hal umum sekaligus menjadi momok di kalangan pria.

Sekitar dua pertiga pria akan mengalami kebotakan saat mereka berada di pertengahan usia 30 tahunan.

Sebagian pria mungkin menerima keadaan dengan mencukur plontos rambutnya.

Namun, banyak juga yang mencari terapi terkini untuk melawan kebotakan yang terjadi.

Menurut pakar kerontokan rambut di klinik Cleveland, Dr Melissa Piliang, memang tidak ada "ramuan" ajaib untuk menumbuhkan kembali rambut yang telah rontok.

Namun, menurutnya ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kebotakan.

Berikut cara tersebut.

1. Meditasi dan olahraga

Kemunculan kebotakan makin dipercepat oleh stres.

Kondisi tersebut membuat folikel rambut berada dalam tahap istirahat sehingga rambut tak lagi tumbuh.

2 dari 3 halaman

Menurut Piliang, kecemasan bisa membuat produksi kortisol meningkat yang menyebabkan kadar hormon lain berfluktuasi.

Hal ini mempercepat proses kebotakan, terutama jika ada "bakat" botak secara genetis.


Mengelola stres dapat membantu mengatasi hal ini.

Salah satunya dengan rutin melakukan meditasi untuk mengurangi kecemasan.

Berolahraga juga bisa mengurangi hormon stres dan melancarkan sirkulasi darah.

2. Gunakan minoxidil (rogaine)

Rogaine, obat oles yang telah disetujui FDA ini memang tidak akan mengembalikan rambut yang hilang.

Tapi, dapat membantu mempertahankan rambut yang tersisa.

Obat tersebut juga dapat meningkatkan aliran darah dan memberikan lebih banyak oksigen dan nutrisi ke folikel rambut.

3 dari 3 halaman

Namun, rogaine dalam bentuk liquid dapat menyebabkan iritasi dan rambut berminyak.

Oleh karena itu, dikomendasikan jenis obat dengan kandungan busa hanya lima persen.

3. Vitamin D


Beberapa kasus rambut rontok telah dikaitkan dengan rendahnya konsumsi vitamin D.

Sebuah studi dalam British Journal of Dermatology membukitikan penderita alopecia areata, kelainan autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut, tiga kali lebih mungkin mengalami defisiensi D dibandingkan mereka yang memiliki rambut sehat.

"Vitamin D membantu mengatur ulang fase pertumbuhan rambut," ucap Piliang.

Kita juga bisa mengonsumsi makanan kaya Vitamin D - seperti ikan marlin, salmon, tuna, susu dan jus jeruk - untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.

Meski begitu, jangan biarkan kepala yang mulai botak terpapar sinar matahari untuk meningkatkan produksi vitamin D karena akan meningkatkan risiko kanker kulit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Kebotakan Khas Pria dengan 5 Tips Ini",
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Lusia Kus Anna

Selanjutnya