TRIBUNJUALBELI.COM - Jika cemas akan keamanan rumah saat ditinggal mudik, kamu bisa mencoba menggunakan CCTV (Closed Circuit Television).
CCTV menjadi pilihan saat ini , karena perangkat ini mampu memberi bukti berupa rekaman sehingga identitas pelaku kejahatan bisa diketahui.
Lantas, apa saja yang harus kamu siapkan dan ketahui sebelum memasangnya?
Seperti yang disampaikan oleh Ari Hasan Basri dari perusahaan jasa security system, tidak ada fasilitas khusus yang harus kamu miliki agar bisa memasang CCTV.
Biaya yang ditetapkan biasanya merupakan harga sepaket, sudah tinggal pakai dan dapat langsung dinikmati fungsinya.
Semua perangkat yang mendukung beroperasinya sistem ini sudah disediakan oleh penyedia jasa.
Selain ponsel dan akses internet serta handphone, juga harus ada televisi.
Apapun jenis TV-nya bisa digunakan, baik TV tabung, layar datar, LCD, ataupun LED.
Titik penempatan kamera menentukan hasil kinerja perangkat ini, karenanya jangan salah taruh.
Meski, menentukan titik di mana harus dipasang kamera CCTV juga sangat tergantung pada kebutuhan dan kondisi ruang.
Ari menyarankan, agar setiap konsumen mengenali kondisi rumahnya dan ukurannya.
Idealnya, semakin besar rumah, tentu semakin banyak juga titik kamera yang harus dipasang.
Adapun posisi-posisi standar yang biasa diletakkan titik kamera adalah: garasi (mengarah ke pintu garasi), pintu masuk utama, dan setiap celah atau bukaan di lantai atas yang memungkinkan orang bisa masuk atau keluar (untuk rumah tingkat).
Selain itu, ruang-ruang lain di mana sebuah objek (harta) ingin dilindungi (misalnya kotak perhiasan, lemari/ brankas uang, barang koleksi, dll).
Dari begitu banyak fitur yang saat ini dimiliki, setidaknya ada 5 hal yang paling perlu untuk dipilih agar fungsi CCTV bisa kamu gunakan secara optimal.
1. Resolusi Gambar yang Dihasilkan.
Saat ini tersedia banyak pilihan, dari resolusi kecil hingga besar.
Makin besar resolusi, makin jelas gambar yang dihasilkan.
2. Infrared.
Dengan fasilitas ini, ketika lampu mati, alat masih bisa merekam selama paling tidak 5 jam.
Untuk mengantisipasi mati lampunya lebih lama dari 5 jam, bisa menggunakan power supply atau baterai cadangan.
3. Jenis Lensa.
Ada 2 pilihan lensa yaitu lensa lebar dan lensa jauh (tele).
Pilihan ini agar disesuaikan dengan ukuran dan kondisi ruang.
Semakin lebar lensa maka sudut pandangnya makin lebar, jangkauan makin dekat, dan berlaku sebaliknya.
4. Jenis Material Kamera,
Ada 2 pilihan yaitu plastik dan logam.
Ini untuk mempertimbangkan potensi kamera dipecah oleh pelaku kejahatan.
Jenis logam, tidak bisa dipecahkan.
Kamera yang pecah, akan mati dan tidak berfungsi.
5. Hasil Perekaman.
Kamu bisa memilih berapa lama data akan disimpan.
Dulu, penyimpanan data paling lama hanya dalam waktu 3 hari dan kini, bisa sampai 2 minggu.
Lewat dari 2 minggu data akan tertindih dengan data baru, dimulai dari data paling pertama.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!