TRIBUNJUALBELI.COM - Telinga adalah alat indera pendengar.
Didalam lubang telinga terdapat kotoran.
Adanya kotoran dalam telinga berarti bahwa telinga kamu masih berfungsi baik untuk mendengar.
Namun, kotoran yang berlebih akan membawa masalah.
Nah, kapan sih waktu yang tepat membersihkan telinga?
Dilansir dari hellosehat.com, kotoran telinga berfungsi sebagai zat pembersih alami yang bergerak dari dalam ke arah luar saluran.
Dalam perjalanannya, kotoran membantu meluruhkan sel kulit mati, rambut, dan kotoran di sepanjang saluran telinga.
Dalam sebuah tes ada bukti yang menyatakan bahwa kotoran telinga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Jika terlalu sedikit sisa kotoran yang ada, telinga justru akan terasa kering dan gatal serta tidak nyaman.
Meski begitu, kotoran yang berlebihan juga tidak baik.
Pasalnya, saluran telinga yang tersumbat oleh kotoran bisa membuat indera pendengaran terasa sakit, mengalami infeksi, dan masalah lainnya.
Menurut American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery (AAO–HNS), telinga tidak perlu sering-sering dibersihkan.
Pasalnya, kotoran telingat biasanya akan jatuh dan keluar dengan sendirinya.
Selain itu, kotoran telinga juga mengandung zat asam yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.
Kamu perlu segera membersihkan kotoran telinga jika sudah sampai mengalami berbagai gejala telinga terasa sakit, pusing, batuk, kotoran telinga berbau tak sedap, sensasi penuh ditelinga, hingga telinga berdenging.
Selain itu, segera bersihkan juga ketika bagian cuping telinga mulai terasa lengket akibat kotoran sehingga mengganggu penampilan.
Bersihkan bagian luar telinga dengan lembut menggunakan kain tipis yang telah dibasahi.
Kamu juga bisa menggunakan 2 sampai 3 tetes baby oil, minyak mineral, atau gliserin untuk melembutkan kotoran agar lebih mudah diangkat. (*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!