zoom-in lihat foto 4 Jenis Makanan Ini Wajib di Hindari saat Buka Puasa Bagi yang Punya Kolesterol
ilustrasi (habergel.com)

TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah kamu penderita kolesterol?

Buat kamu yang penderita kolesterol wajib mencermati makanan apa yang menjadi pantangan.

Di bulan puasa ini, banyak orang yang sembarangan makanan yang menyebabkan kolesterol naik.

Nah, kamu harus waspada.

Bukan selalu makanan tinggi lemak, makanan yang mengandung gula atau telah melalui proses memasak juga berbahaya bagi penderita kolesterol.

Lalu, makanan apa saja yang harus dihindari oleh penderita kolesterol ketika sedang puasa?

Dilansir dari hellosehat.com, berikut beberapa jenis makanan yang memiliki kolesterol tinggi.

1. Makanan yang digoreng

Gorengan menjadi salah satu makanan yang harus dihindari bagi penderita kolesterol.

Jika kolesterol tinggi, kamu perlu menghindari jenis makanan ini.


2 dari 4 halaman

Terutama jika proses menggoreng dilakukan dengan metode deep fry alias merendamnya dengan minyak.

Proses menggoreng makanan akan menghilangkan air dan menyedot lemak sehingga makanan menjadi lebih padat kalori.

Kalori berlebih dalam tubuh akan diubah menjadi lemak. Beberapa jenis minyak juga mengandung banyak lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan.

2. Makanan tinggi gula

Konsumsi makanan manis saat berbuka puasa memang disarankan, tapi tetap harus menghindari makanan tinggi gula jika memiliki kolesterol tinggi.

Asupan makanan tinggi gula dapat menyebabkan pertambahan berat badan, memicu naiknya kolesterol, serta meningkatkan risiko diabetes.

Gula yang dimaksud bukan hanya berasal dari gula pasir yang Anda tambahkan ke dalam minuman.

Kamu juga perlu mencermati beberapa jenis produk makanan mengandung gula tambahan dalam bentuk sirup jagung, fruktosa, konsentrat, sukrosa, atau pemanis buatan.

3. Daging olahan

3 dari 4 halaman

Sosis, nugget, kornet, bakso, dan daging olahan sejenisnya termasuk dalam kelompok makanan yang harus dihindari oleh penderita kolesterol tinggi saat berbuka puasa.


Pasalnya, produk-produk ini telah melewati proses pengolahan pabrik serta diberi bahan tambahan.

Berbagai penelitian telah menunjukkan hubungan antara konsumsi produk ini dengan risiko penyakit kronis.

Salah satunya menemukan bahwa konsumsi daging olahan setiap hari berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung sebanyak 42 persen.

Untuk itu, Anda perlu cermat dalam memilih makanan berbuka puasa.

Lengkapi pula menu berbuka puasa dengan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah secukupnya.

4. Makanan cepat saji

Banyak orang mengandalkan makanan cepat saji untuk berbuka puasa karena proses pengolahannya tidak membutuhkan waktu lama.

Padahal, makanan cepat saji seperti burger, pizza, ayam goreng, dan sejenisnya merupakan salah satu pantangan yang perlu dihindari oleh penderita kolesterol tinggi.

4 dari 4 halaman

Proses pembuatan dan pengolahan makanan cepat saji akan menghilangkan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Bahkan, makanan jenis ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes. (*)

Selanjutnya