TRIBUNJUALBELI.COM - Sebagai ibu rumah tangga pastinya akan banyak memilih untuk seisi rumah bukan?
Memerhatikan apa yang boleh masuk dan digunakan di dalam rumah juga tentunya sudah menjadi tugas Moms.
Tetapi siapa sangka ternyata ada beberapa hal yang dianggap sehat dan praktis tetapi ternyata beracun.
Padahal setiap harinya kita memakai dan bersentuhan dengan benda tersebut.
Melansir dari Livestrong.com inilah benda yang kita gunakan setiap hari dan mengandung racun.
1. Panci teflon
Apakah Moms menggunakan panci jenis ini? Biasanya panci jenis ini digunakan untuk memasak lauk-pauk ya.
Kenyataannya panci teflon yang dipanaskan pada suhu tinggi melepaskan asap beracun yang berbahaya.
Asap ini dapat membunuh burung peliharaan hanya dalam beberapa detik dan risiko gejala flu pada manusia.
Berdasarkan pengujian, memasak selama dua hingga lima menit di atas kompor konvensional, sudah merupakan waktu yang cukup untuk memecahkan lapisan teflon dan memancarkan partikel serta gas beracun.
Tak hanya itu, terdapat bahan kimia perfluorinated (PFC) juga ditemukan dalam panci berlapis teflon.
Penelitian menunjukkan, bahan kimia tersebut bisa membuat bayi lahir dengan berat badan rendah,
peningkatan kolesterol dalam tubuh, kadar hormon tiroid abnormal, dapat menyebabkan radang hati dan sistem kekebalan tubuh menurun.
Sebagai alternatif, Moms bisa mengganti panci dan wajan berlapis teflon dengan bahan yang tidak ada 'Gore-Tex' atau 'Teflon', seperti panci yang berbahan besi cor atau tembaga.
2. Sabun antibakteri
Moms yang ingin terhindar dari bakteri biasanya akan membiasakan Si Kecil menggunakan sabun ini.
Sabun jenis ini dipercaya dapat membunuh semua kuman di anggota tubuh.
Sabun antibakteri yang mengandung triclosan kimia antimikriba yang dapat mengganggu fungsi tiroid dan kadar hormon dalam tubuh.
Bahan kimia antibakteri justru mendorong pertumbuhan bakteri yang kebal terhadap pengobatan antibakteri.
Jika Moms orang yang sering menggunakan produk pembersih tangan, carilah yang tidak mengandung triclosan (atau triclacarbon) atau bahan antimikroba atau antibakteri lainnya.
3. Tirai mandi Vinil
Menurut sebuah studi, terdapat sebanyak 100 bahan kimia beracun yang dilepaskan ke dalam udara dari tirai mandi berbahan dasar vinil PVC.
Tirai kamar mandi vinil mengandung banyak bahan kimia berbahaya, termasuk senyawa organik yang mudah menguap (VOC), phthalates dan organotin.
Tirai vinil sering mengandung phthalates yang tinggi, yang digunakan untuk melunakkan material.
Tak hanya itu, perabot yang sering digunakan masyarakat urban ini ternyata juga berkontribusi terhadap iritasi pernapasan.
Untuk itu, jika Moms menginginkan suasana kamar mandi yang lebih intim bisa menyiasatinya dengan tirai berbahan katun, polyester atau nilon.
4. BPA
Selama 40 tahun terakhir, BPA kimia telah digunakan untuk mengeraskan plastik.
Menurut penelitian, lebih dari 90% dari kita memiliki BPA dalam tubuh.
Fakta tersebut didasarkan dengan kebiasan kita sehari-hari menggunakan wadah penyimpan makanan yang mengandung BPA.
Penelitian terbaru mengungkap, BPA berpotensi mengakibatkan gangguan pada otak, gangguan kelenjar prostat pada janin, bayi serta anak-anak.
Menurut yayasan Breast Cancer di Inggris, bahan kimia itu juga dapat memengaruhi hormon seks wanita yaitu estrogen.
Beberapa penelitian juga memperlihatkan bahan kimia berdampak terhadap pertumbuhan jaringan payudara sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.
Untuk mengantisipasi dampak yang sedemikian berbahaya, sebaiknya Moms mulai membiasakan diri menempatkan buah dan sayuran dalam wadah kaca.
Gunakan peralatan berbahan dasar keramik jika Moms ingin memanaskan makanan dalam microwave.
Karena, meskipun wadah plastik microwave disebut 'microwave safe', namun tetap dapat melumerkan bahan kimia ke dalam makanan saat proses pemanasan.
5. Pestisida sintetik
Moms yang suka bertanam pasti sudah tidak asing lagi dengan barang yang satu ini ya.
Biasanya selalu digunakan untuk membasmi hama, ternyata pestisida tidak bagus untuk tubuh kita.
Para peneliti menyarankan untuk menghindari penggunaan pestisida sampai ada pengujian yang akurat.
Sebab penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat mana pestisida sintetik yang aman dan ramah lingkungan.
Para peneliti telah menunjukkan hubungan yang erat penggunaan pestisida jenis ini dengan penyebab beragam kanker, termasuk limfoma non-Hodgkin.
Insektisida juga telah terhubung dengan kerusakan otak pada anak-anak.
Jadi ada baiknya Moms gunakan bahan alami seperti kulit jeruk atau minta beraroma lemon untuk membasmi hama.
Bagaimana Moms? Apakah informasi ini cukup membantu? Perhatikan apa yang ada di rumah ya!
(*)
Artikel ini telah tayang di nakita.grid.id dengan judul Tidak Disangka, Barang Rumahan yang Setiap Hari Digunakan Ini Beracun!

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!