TRIBUNJUALBELI.COM - Blackberry Messenger (BBM) Sempat menjadi aplikasi chat tanpa pulsa yang digemari masyarakat Indonesia pada tahun 2007an.
Kala itu aplikasi ini sangat fenomenal karena dapat menggantikan pesan singkat / sms pada telepon genggam.
Layanan Messenger ini dibuat khusus bagi pemilik BlackBerry dan dirancang khusus untuk berkomunikasi di antara pengguna.
Cara menggunakan BlackBerry Messenger adalah dengan penghubung nomor PIN yang juga eksklusif dimiliki masing-masing perangkat BlackBerry.
Mulai tanggal 23 Oktober 2013, layanan BBM secara resmi bisa digunakan lintas platform dengan dirilisnya BBM untuk iOS dan Android.
Ternyata rilisnya BBM untuk iOs dan Android ini menjadi boomerang untuk Blackberry.
Imbasnya pada 31 Mei 2019 pihak Blackberry Messenger akan resmi ditutup pada 31 Mei 2019.
Pengumuman ini disampaikan dalam blog resmi BBM sejam lalu dalam dua versi bahasa, Inggris dan Indonesia.
Dalam unggahannya, pengelola media sosial yang pernah amat populer di Indonesia itu menuliskan "Time to Say Goodbye (saatnya mengucapkan selamat tinggal)".
Berikut selengkapnya isi artikel pengumuman tersebut:
Hari ini kami mengumumkan bahwa BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019.
Tiga tahun lalu, kami mengawali perjalanan untuk memperbaharui BBM, salah satu aplikasi pesan instan yang paling dicintai.
Kami berambisi menghadirkan sebuah layanan lintas-platform yang memungkinkan pengguna untuk tak hanya berkirim pesan dan berbagi cerita, tetapi juga menikmati berbagai konten dan bahkan membayar aneka tagihan.
Kami telah mencurahkan hati dan tenaga kami untuk mewujudkannya, dan kami bangga atas apa yang telah berhasil kami capai hingga saat ini.
Namun, tak dapat dipungkiri, industri teknologi begitu dinamis. Walau kami telah mengerahkan berbagai upaya, banyak pengguna memilih beranjak ke platform lain, sementara pengguna baru sulit untuk didapat.
Walaupun berat, kini telah tiba waktunya untuk kami pun beranjak.
Kami mengucapkan terima kasih pada para pengguna, mitra, dan karyawan kami yang telah menjadi bagian dari BBM selama ini.
Dukungan Anda sangat berarti bagi kami.
Kami harap Anda akan terus mengenang berbagai memori indah bersama BBM yang telah turut membentuk masa depan platform pesan instan hingga hari ini.
Tutupnya Blackberry Messenger ini dikarenakan mulai tergesernya aplikasi BBM dengan aplikasi chat lainnya seperti WhatsApp dan Line.
Hal ini kemudian diperparah dengan munculnya produsen ponsel baru, seperti Apple dan Android yang menawarkan layanan serupa dengan harga yang lebih murah.
Imbasnya, harga saham BlackBerry anjlok.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!