zoom-in lihat foto Desa di Jombang Hampir Gagal Nyoblos karena Gak Ada Motor Trail
Motor Train Disiapkan untuk Menyusuri Jalan Terjal | Youtube

TRIBUNJUALBELI.COM - Pendistribusian logistik ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu 2019 menjadi salah satu faktor yang penting.

Pendistribusian logistik di kota-kota besar memang minim dari masalah, namun bagaimana dengan kondisi di daerah terpencil.

Sebagian besar Desa terpencil tidak punya akses jalan yang cukup memadai.

Hal ini yang menjadi proses pendistribusian logistik Pemilu menjadi rumit dan berkendala.

Salah satunya seperti terjadi di Dusun Nampu, Klitih dan Dusun Rapahombo di Desa Pojokklitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur.

Bagaimana tidak, kondisi geografis daerah itu mengharuskan distribusi logistik pemilu dilakukan dengan perjuangan ekstra.

Jangankan mobil, motor pun bakal kesusahan dalam menembus jalan menuju desa-desa ini kaena medan yang sempit.

Apalagi dalam beberapa hari terakhir hujan mengguyur daerah itu, sehingga makin menyulitkan petugas dalam pendistribusian.

"Kami gunakan beberapa motor trail, tapi tidak bisa terus digunakan karena jalanan jeblok.

Kerap kali kotak harus dipikul untuk melewati jalanan yang parah buruknya.


2 dari 3 halaman

Kadang juga harus ditarik dengan tambang," ujar Komisioner Panwaslu Kecamatan Plandaan, Nasarudin, dikutip dari Surya.co.id.

Yup, jalan non aspal apalagi dengan kontur tanah yang tidak rata dan basah memang hanya bisa dilalui motor trail.

Pasalnya motor trail sebagai motor dual purpose memang disiapkan untuk menaklukan medan semacam ini.

Misalnya ground clearence yang lebih tinggi dari motor pada umumnya, ini berguna untuk mengantisipasi perbedaan tinggi pemukaan tanah sehingga meminimalisir risiko motor terbentur tanah.

Selain itu sokbrekernya juga punya ukuran yang panjang, sehingga bisa punya main travel yang juga besar.

Saat bertemu dengan permukaan tidak rata atau berlumpur, di sini motor trail dibekali dengan ban M/T yang grip-nya tentu lebih baik buat menembusnya.

Di luar itu bobot motor trail biasanya juga di-set agar tidak terlalu berat, sehinga memudahakannya dalam berakselerasi.

Kalau melibas jalan macam ini menggunakan motor biasa, bisa bebek, skutik, bahkan sport namun yang hanya berspesifikasi untuk di atas aspal, dijamin bakal kesulitan.

Selain absen semua spek motor trail di atas, penggunaan ban khusus aspal dijamin bakal ngesot kalau ketemu jalan berlumpur.

3 dari 3 halaman

Kalau saat ini di Indonesia, segmen trail ini diisi oleh setidaknya dua pabrikan yakni Kawasaki dan Honda.


Kawasaki di antaranya punya KLX 150 dan KLX 250, sementara Honda da CRF150L.

Untuk KLX 150 dan CRF150L harganya ada di angka Rp 30 jutaan, sementara KLX 250 dibanderol seharga Rp 63,7 juta.

Sebenarnya Yamaha juga bukannya tidak punya, di Yamaha ada WR250 R yang diimpor secara utuh dari Jepang dan dijual seharga Rp 97 juta.

Kalau gak pakai motor trail, bisa-bisa gagal ngoblos nih.

Selanjutnya