TRIBUNJUALBELI - Ibu-ibu pasti kesulitan dalam mencari ide yang berbeda tiap harinya untuk bekal Si Kecil.
Swati Bhushan, Kepala Ahli Gizi Klinis, Rumah Sakit Hiranandani Vashi, menyarankan beberapa kiat penting untuk kotak makan siang anak-anak.
1. Pilihlah buah utuh daripada memotong buah
Nutrisi akan teroksidasi jika buah dan sayuran dipotong dan disimpan untuk waktu yang lebih lama.
Selain kerusakan kandungan nutrisi, ini juga menarik kuman.
Cegah mengemas makanan mentah dan setengah matang untuk menjaga infeksi.
Berikan buah utuh seperti apel, pisang, peach, pir, plum, dan ceri, yang dikemas dengan antioksidan yang membantu meningkatkan kekebalan anak.
Rendam buah utuh dalam larutan air garam atau larutan air cuka putih selama 5 menit dan bersihkan dengan air dingin secara menyeluruh.
Ini akan menghilangkan kotoran, kuman residu pestisida jika ada.
2. Pilihlah sayuran tumis
Penggorengan cepat dan mudah selama jam pagi, namun itu membuat nutrisi hilang jika rutin memasak sebagai sayuran tumis goreng mempertahankan warna, tekstur dan rasa.
Waktu memasak yang lama dan makanan yang terlalu matang, menghancurkan nilai gizi.
Metode waktu memasak yang singkat dapat menjadi anugerah bagi kesehatan anak.
Gunakan berbagai bumbu seperti kayu manis, pala, cengkeh, biji minyak.
Karena ini adalah sumber mineral yang baik seperti besi, kalsium, fosfor, selenium, magnesium, seng dan bisa juga membantu pencernaan.
3. Buat panekuk atau irisan daging
Kecambah mentah dapat menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan.
Sebagai gantinya, kukus kecambah, giling mereka dan gabungkan dengan berbagai biji-bijian atau sajikan dengan nasi merah.
Ini juga dapat dikombinasikan dengan sayuran dan irisan daging.
Kehadiran serat makanan dalam persiapan ini akan membantu mencegah sembelit dan mineral.
Seperti kalsium, besi, fosfor, kalium, selenium, seng, dan magnesium akan membantu fungsi sistem kekebalan tubuh yang terbaik.
4. Pilihlah makanan ringan yang dipanggang, atau dikukus
Makanan ringan yang digoreng menyebabkan kembung dan gangguan saluran cerna.
Oleh karena itu, hindari pengepakan makanan berminyak dan digoreng.
Selain itu, suhu sangat tinggi yang digunakan dalam metode menggoreng menyebabkan produksi lemak trans (lemak jahat), yang dapat mempengaruhi kesehatan keseluruhan anak.
Sebaliknya, gunakan cara memasak dipanggang, dan makanan ringan yang dikukus.
Gunakan kreativitas Moms untuk mengembangkan resep baru yang akan disukai anak. (*)
Artikel ini sudah tayang di laman nakita.grid.id dengan judul Kehabisan Ide untuk Bekal Anak? Berikut 4 Tips Buat Bekal yang Sehat!

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!