zoom-in lihat foto Tips Merawat Handuk Kamu yang Tepat Agar Awet dan Terhindar Dari Bakteri
ilustrasi (Parachute)

TRIBUNJUALBELI - Setiap orang pasti memerlukan handuk yang digunakan untuk mengeringkan badan setelah selesai mandi.

Karena handuk selalu bersentuhan langsung dengan tubuh, maka cara merawatnya tidak boleh sembarangan.

Cara memilih handuk pun harus selektif. Namun, banyak orang yang memilih handuk yang warnanya cantik dan memiliki motif yang diinginkan.

Cara merawatnya pun kadang sembarangan, asal dicuci dan bersih.

Padahal jika kita tidak merawat handuk dengan benar dapat menjadi sarang kuman. Disarankan jangan digantung di dalam kamar setiap kali habis pakai.

Jemurlah handuk dibawah sinar matahari langsung. Selain untuk mengeringkan buat dipakai lagi, menjemur sekaligus membunuh bakteri yang bersembunyi di handuk.

Dilansir dari hellosehat, ada beberapa tips merawat handuk agar tetap awet dan bebas dari bakteri

1. Cuci handuk

Meski handuk sudah dikeringkan setiap kali dipakai, handuk juga harus dicuci secara rutin.

Sebab bakteri yang bisa datang dari mana saja dan kemudian bersembunyi di dalam serat bahannya.

2 dari 3 halaman

Bakteri mungkin bisa berasal dari air mandi yang diserap berkali-kali.


Kamu disarankan untuk mencuci handuk setiap 2-3 hari sekali tergantung seberapa sering penggunaannya.

Handuk hanya digunakan sehari sekali, hingga tiga kali sebelum harus dicuci. Sementara jika kamu terbiasa mandi dua kali, cuci handuk setelah 3-4 kali digunakan.

Perhatikan cara mencucinya karena setiap handuk memiliki aturan perawatan yang tertera pada label.

Entah harus dicuci dengan air hangat, tidak boleh dicuci dengan mesin cuci hingga tidak boleh menggunakan banyak detergen.

2. Waktu menganti handuk dengan yang baru

Terlepas seberapa seringnya kamu mencuci handuk agar tetap bersih dan awet, handuk yang usang berisiko memicu penyakit tertentu.

Kamu harus memperhatikan sebelum mengantinya dengan yang baru.

Cek tekstur serat bahan handuk, karena yang sudah lama dipakai bisa kehilangan serat bahannya.

3 dari 3 halaman

Semakin sering handuk digunakan maka daya serap kainnya semakin berkurang.

Setelah mengecek teksturnya, maka perhatikan bau apek atau tidk sedap pada handuk.

Bau tersebut berbeda dengan bau apek yang bisa hilang setelah dicuci.

Ketika bau tersebut tidak kunjung hilang walaupun sudah dicuci berkali-kali, maka saatnya untuk membuang dan menggantinya dengan yang baru.

(*)

Selanjutnya