zoom-in lihat foto Simak Penjelasan Ahli Mengenai Seberapa Penting Olahraga Berat Perlu Dilakukan
ilustrasi (The Indian Express)

TRIBUNJUALBELI - Untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar dianjurkan untuk berolahraga.

Ada beragam jenis olahraga yang bisa dilakukan.

Salah satunya olahraga dengan intensitas tinggi atau yang dikenal dengan HIIT.

Namun untuk melakukan olahraga berat ini, masih banyak orang yang belum mengetahui berapa banyak olahraga ini perlu dilakukan.

Melansir womenshealthmag, dikatakan Adam Rosante selaku trainer pribadi dan penulis The 30-Second Body, latihan apa pun dan di mana pun dalam periode rutin meski tidak intens bisa menjadi metode fantastis untuk membakar lemak, memperkuat otot, meningkatkan metabolisme istirahat, dan juga memperbaiki keseluruhan pengkondisian dalam waktu yang lebih lama dari pada latihan steady state.

Waktu melakukan olahraga berat semua tergantung pada tujuan atau kebutuhan.

Rosante merekomendasikan tiga hingga empat hari dalam seminggu, dengan dijeda waktu satu hingga dua hari untuk istirahat.

"Bergantung pada jenis HIIT yang Anda lakukan, satu atau dua hari cukup sering sehingga sistem energi tubuh Anda pulih dan disesuaikan dengan stimulus pelatihan, memungkinkan Anda menyerang sesi berikutnya, sulit," jelasnya.

Jika kita ingin membakar lemak pada tubuh, tiga hari latihan intens dalam seminggu, hasilnya akan terlihat.

Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi yang dilakukan University of Western Ontario.


2 dari 3 halaman

Lalu bagaimana cara memulainya bagi pemula?

Rosante mengatakan cara bagus untuk pemula untuk menggabungkan HIIT yakni dengan memilih beberapa olahraga yang kita bisa lakukan.

Seperti lari, bersepeda, dan berenang.

"Tingkat intensitas latihan dilakukan secara bergantian, kerja keras selama 30 detik, di mana Anda bekerja dengan kapasitas maksimal Anda, kemudian mundur ke kecepatan sedang atau bahkan beristirahat selama 30 detik, "kata Rosante.

"Alternatif antara 30 detik waktu kerja atau 30 detik istirahat combo selama 15 sampai 35 menit." lanjutnya.

Namun ia menyarankan jika kita tidak terbiasa, cobalah latihan ringan dan jangan langsung masuk untuk terlalu keras.

"Fokus pada belajar latihan dengan bentuk bagus dengan tempo yang moderat dulu, lalu tambahkan intensitasnya." jelasnya.

Apa pun latihannya kita harus bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh.

"Jika merasa ingin terus berjalan melakukan latihan intens ini bisa dilakukan namun jangan memaksakan diri.

3 dari 3 halaman

Sisi positifnya adalah jika Anda hanya melakukan sprint 30 detik versus 30 menit berturut-turut di treadmill misalnya, intensitas tinggi 30 detik jauh lebih mudah dipertahankan daripada 30 menit-bahkan jika Anda melakukannya berulang-ulang," jelas Rosante.

(*)


Artikel ini sudah tayang di laman nova.grid.id dengan judul Seberapa Rutin Olahraga Berat Perlu Dilakukan? Ini Kata Ahlinya

Selanjutnya