zoom-in lihat foto Sebelum Beli & Membawanya Pulang, Kenali 4 Masalah yang sering Ada di Yamaha Scorpio
4 penyakit Yamaha Scorpio kondisi bekas (ilustrasi Tribunnews)

TRIBUNJUALBELI.COM - Tahun berganti tahun, Yamaha Scorpio seken atau bekas tetap banyak peminatnya, tapi penting diketahui juga kalau motor sport Yamaha 225 cc itu punya 4 penyakit yang wajib dikenali dengan baik.

Selain nyaman dipakai harian, Yamaha Scorpio juga banyak diincar buat dijadikan bahan kustom, gaya apa pun yang diaplikasi, Yamaha Scorpio tetap bisa tampil menawan dan matap jiwa.

"Buat yang 2019 ini ada rencana mencari Yamaha Scorpio seken, 4 penyakit ini harus diwaspadai biar nggak kecewa" buka Benny Ilham, Owner VB Motor di Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Meski sudah tidak lagi diproduksi, Yamaha Scorpio tetap banyak yang cari semata karena nyaman dipakai harian.

Jadi, nggak ada salahnya mengenali betul penyakit Yamaha Scorpio yang sering dialami langsung oleh para pemiliknya.

KAKI-KAKI

Kaki-kaki paling rentan kena serangan. Terutama di bagian arm relay dan connecting rod (conrod) dan bosh arm, tambahnya.

"Arm relay dan connecting rod standar bikin Yamaha Scorpio jadi ambles," tambah Benny.

"Makanya kami bikin arm relay dan conroad dengan dimensi lebih besar dari standar, ketika dipakai jalan atau boncengan nggak ambles," terang Benny lebih lanjut.


VAKUM KARBURATOR

2 dari 3 halaman

Urusan pengabu bahan bakar, Yamaha Scorpio masih dibekali karburator dengan karet vakum, berbeda dari jenis skep, karburator vakum rentan jebol.

Akibatnya, tarikan Yamaha Scorpio terasa lemot.

Palingan karet vakum bocor, meski cuma karet vakum harganya lumayan bikin kanton jebol, lho.

"Karet vakum orisinal itu Rp 700 ribu, sedangkan karburator satu set Rp 1,3 juta," tambahnya.

Solusi yang biasa diambil pemilik Yamaha Scorpio umumnya adalah bisa pakai karburator aftermarket .

"Alternatif murah dan bagus ya ganti karburator PE28," tambahnya.

KOPLING

Selanjutnya, penyakit yang harus diperhatikan adalah kopling.

Ciri-cirinya saat dibetot, Yamaha Scorpio bukannya ngacir langsung tapi malah hanya raungan mesin.

"Kopling cepat lemas dan lemot saat ditarik, solusinya pilih oli yang punya kemampuan melepas panas baik," saran Benny.


3 dari 3 halaman

OVERHEAT

Meski nggak semua terjadi di Yamaha Scorpio, tapi penyakitoverheat atau panas berlebih di mesin patut diwaspadai.

Konstruksi mesin Yamaha Scorpio yang jadi penyebabnya.
"Bayangkan saja, mesin Yamaha Scorpio yang gede, dengan seher 70 tapi enggak ada sistem pendinginan mumpuni macam radiator atau oil cooler," heran Benny Ilham.

"Makanya, bahaya kalau sampai salah pilih oli, yang ada malah overheat bisa," tegas Benny. (*)

(RZ-1)

Artikel ini sudah tayang di laman Otoseken.gridoto.com pada tangga 19 Februari 2019 pukul 20:20 WIB, dengan judul "Sebelum Dibayarin, Kenalan Dulu Dengan 4 Penyakit Yamaha Scorpio Ini"

Selanjutnya