TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah Anda kesal karena belakangan ini udara sedang tidak menentu?
Selain mengancam kesehatan, pakaian yang dicuci juga tidak cepat kering.
Menambah beban pekerjaan rumah!
Nasib anak kos lebih menyedihkan.
Kalau pakaian yang mereka jemur tidak kering dan pakaian itu harus dikenakan hari itu juga, mau nggak mau harus tetap dipakai. Ya, daripada nggak pakai baju!
Nah, masalah seperti ini banyak terjadi di musim penghujan.
Keberadaan mesin pengering tentunya akan sangat membantu.
Tapi, bagi mereka yang tidak punya, jalan utamanya adalah menunggu sampai pakaiannya kering.
Biasanya diangin-anginkan.
Tapi, tahukah Anda kalau pakaian yang tidak kering sempurna itu membawa banyak masalah kesehatan?
Dilansir dari The Health Side, Selasa (12/12/2017), pakaian yang tidak kering dan Anda coba tetap mengenakannya, memiliki banyak kuman dan bakteri.
Selain aromanya yang juga kurang sedap, ya.
Apabila Anda tetap mengenakannya dapat menyebabkan infeksi dan penyakit yang mungkin tidak Anda sadari.
Sebuah tim peneliti dari Wake Forest University School of Medicine, North Carolina, menyelidiki prevalensi masalah kulit dan faktor risiko terkait antara pekerja pertanian Latino.
Mereka menemukan bahwa lebih dari sepertiga partisipan yang disurvei melaporkan masalah kulit, termasuk jamur kulit dan kuku, sengatan matahari, benjolan, jerawat, kapalan, gatal, ruam, dan gigitan serangga.
Meskipun penelitian dilakukan pada komunitas petani dari North Carolina, AS, temuan ini benar untuk semua orang di dunia terlepas dari pekerjaan mereka.
Selain itu, masih ada beberapa alasan mengapa Anda tidak boleh mengenakan pakaian sekalipun sedikit basah:
1. Memakai pakaian sedikit basah bisa menyebabkan infeksi kurap.
Kurap adalah infeksi jamur yang mempengaruhi kulit dan kuku.
Ini bukan cacing, tapi disebut demikian karena menyebabkan ruam dan merah gatal.
Kurap dapat menginfeksi kaki Anda, tangan, kuku kaki atau kuku jari tangan, dan kulit kepala.
Ini juga menginfeksi pangkal paha, paha bagian dalam, dan bokong.
Jamur peneban kurap ini hadir di lingkungan yang lembab, misalnya, pakaian basah atau lembab, shower umum, dan lantai kamar mandi.
Jadi, Anda mungkin berisiko terkena infeksi kurap jika Anda mengenakan pakaian atau kaus kaki lembab.
2. Pakaian sedikit basah bisa memperburuk eksim Anda.
Eksim adalah penyakit kronis yang membuat kulit Anda merah dan sangat gatal.
Anda mungkin merasa sulit menahan goresan tapi jika menggaruk, bisa menyebabkan komplikasi seperti infeksi bakteri.
Ini adalah bagian dari kondisi hipersensitivitas yang disebut dermatitis atopik, yang mencakup alergi asma dan inhalansia.
Penelitian mengatakan bahwa kelembaban yang berlebihan, pakaian yang ketat, dan mencuci tangan dan berkeringat yang berlebihan dapat memperparah dermatitis atopik.
So, pastikan pakaian selalu kering, ya!
3. Mengenakan pakaian lembab bisa sebabkan jerawat di tubuh.
Jerawat adalah konsekuensi umum dari mengenakan pakaian basah.
Memakai pakaian basah bisa meningkatkan risiko terkena jerawat di tubuh, apalagi jika pakaian Anda lembab akibat tidak kering sempurna.
Panas dan kelembaban menyebabkan Anda menghasilkan lebih banyak sebum (minyak), yang bisa mengakibatkan jerawat.
Begitu juga pakaian oklusif yang menjebak kelembaban dan mendorong pertumbuhan bakteri.
4. Pakaian basah bisa membuat Anda terbakar sinar matahari.
Pakaian melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet (sinar UV) yang berbahaya dari sinar matahari.
Tapi itu tergantung dari jenis pakaian yang Anda kenakan.
Jika Anda berada di luar di bawah sinar matahari, pertahanan terbaik melawan sengatan matahari adalah pakaian berwarna gelap dengan kain tenun ketat.
Dan pakaian itu harus menutupi kulit sebanyak mungkin.
Pakaian yang basah memberi sedikit perlindungan UV.
Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia, pakaian yang terlalu diregangkan, basah, atau lembab bisa kehilangan beberapa sifat perlindungannya.
Perlu Anda ketahui juga, sinar ultraviolet banyak berhubungan dengan kanker kulit, sehingga mengurangi paparan sinar UV dapat mengurangi risiko kanker kulit.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!