zoom-in lihat foto Istri Ustad Maulana Meninggal Dunia Karena Kanker Usus, Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Istri Ustad Maulana, Hj Nur Aliah meninggal dunia karena penyakit kanker usus yang dideritanya | Tribun Timur

TRIBUNJUALBELI.COM - Duka cita tengah menyelimuti keluarga Ustad Maulana.

Sang istri, Hj Nur Aliah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar.

Istri Ustad Maulana meninggal dunia karena penyakit kanker usus dan komplikasi dan berpulang pada hari Minggu (20/1/19) pukul 16.21 WIB.

Nyatanya, makanan enak ini bisa jadi penyebab utama timbulnya kanker usus.

Berjuang selama 7 tahun

Istri Ustad Maulana meninggal dunia, penyebabnya adalah kanker usus yang ia derita selama tujuh tahun terakhir.

Menurut penuturan sang Ustad, Almarhumah sebenarnya baru akan berobat ke Malaysia hari Senin (21/1).

Selain karena kanker usus juga karena komplikasi yang ia derita dari penyakitnya.

Suasana duka menyelimuti rumah Ibnu Hajar, mertua dari Ustad Maulana, tempat disemayamkannya jenazah sang istri.

Istri Ustad Maulana, Hj Nur Aliah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar.

2 dari 4 halaman

Sampai saat ini, rumah duka masih terus disinggahi pelayat dari kerabat dan keluarga terdekat.


Kesedihan tentu menyelimuti hati Ustad Maulana dan keluarga, baginya sang istri adalah sosok istri dan ibu yang soleha.

Menurut penuturan Ustad Maulana, penyakit istrinya ini sudah diderita selama tujuh tahun lamanya.

"Penyebab berpulangnya ke rahmatullah adalah penyakit kanker usus yang ditemukan di bulan September (2018) tapi sebenarnya katanya sudah tujuh tahun tapi baru ketahuan bulan September 2018," kata Ustad Nur Maulana.

Dari penuturan Ustad Maulana, istrinya ini tak mau dioperasi.

Istrinya tak mau menjalani perawatan medis dan memilih untuk berobat alternatif.

"Karena beliau tidak mau sekali ke rumah sakit, ketahuan di bulan September (2018) dirawat, karena harus memakai selang, karena usus yang kena itu yang paling bawah dekat anus jadi tidak mungkin untuk pembuangan disana dan beliau tidak mau. Saya pun mengikuti apapu pun maunya, jadi saya keluarkan dari rumah sakit dan berobat alternatif".

Ustad Maulana mengusahakan semampunya untuk kesembuhan sang istri.

Sampai ia dengar bahwa ada pengobatan tanpa operasi di Malaysia.

"Sampai akhirnya saya dapat informasi ada pengobatan alternatif di negara sebelah (Malaysia) katanya tidak mesti dioperasi, hanya laser, dan saya setuju sekali," tutur Ustad Maulana.

3 dari 4 halaman

"Ini sesuai permintaannya tidak saya operasi dan rencana hari Senin (besok) kita berangkat ke Malaysia, sudah siap semua, tahu-tahu drop hari Sabtu, hari Senin yang harusnya ke Malaysia justru berpulang ke rahmatullah", tandasnya.


Kanker usus ini salah satu yang cukup mematikan jika penderitanya tak paham betul cara merawat dan mengatasi penyakitnya.

Bahkan kanker usus ini bisa saja menyerang siapa pun meski tak memiliki riwayat keluarga mengidap kanker usus.

Pasalnya, ada beberapa faktor seseorang menderita kanker usus, salah satunya makanan.

Jangan kira makanan yang terlihat sehat dan bukan kategori cepat saji tidak bisa menyebabkan kanker usus.

Tabloid Nakita tahun 2016 silam pernah menuliskan sebuah riset terbaru menemukan bahwa mengonsumsi makanan penyebab inflamasi atau peradangan bisa meningkatkan risiko tumbuhnya polip di usus besar.

Polip merupakan gumpalan kecil sel-sel atau disebut adenoma dan bisa menjadi cikal bakal munculnya kanker usus besar.

Ahli epidemiologi di Universitas Emory, Georgia, Robert Bostick, mengungkapkan, makanan yang paling tinggi peradangan adalah daging merah dan daging olahan.

Kemudian, makanan berlemak, termasuk susu berlemak, juga bersifat pro-inflamasi.

Pastinya Anda tak akan mengira makanan sejenis daging merah, daging olahan dan susu menjadi penyebab kanker usus.

4 dari 4 halaman

Pada 2015 lalu, World Health Organization (WHO) juga menganggap sosis adalah salah satu makanan yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan.


Jauh sebelum WHO menyatakan hal tersebut, seorang ilmuwan di Queen's University di Belfast juga mengatakan hal serupa.

Ilmuwan tersebut mengatakan sosis mengandung bahan kimia berbahaya yang menyebabkan penyakit kanker, khususnya sosis Inggris.

Meski menyoroti sosis Inggris, tetapi berbagai sosis dibuat dari bahan yang kurang higienis.

Bahkan beberapa pabrik pembuatan sosis mencampur bahan-bahan yang seharusnya tak boleh dicampurkan menjadi satu.

Selain sosis Inggris, sosis bratwurst yang merupakan sosis andalan masyarakat Indonesia ini juga berbahaya.

Sosis bratwurst mengandung bahan kimia yang berisiko tak jauh berbeda.

Karena itu, waktunya Anda memperhatikan segala asupan makan keluarga agar terhindar dari berbagai macam penyakit usus dan lainnya. (Sajian Sedap/Raka)

Artikel ini sudah tayang di laman Sajian Sedap dengan judul Istri Ustaz Maulana Meninggal Setelah 7 Tahun Berjuang Lawan Kanker Usus, Makanan Enak Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Selanjutnya