zoom-in lihat foto Gak Hanya Serang Website Provider, Ini Dia Empat Kisah Hacker Indonesia yang Sempat Viral dan Bikin Takjub
Gak Hanya Serang Website Provider, Ini Dia Empat Kisah Hacker Indonesia yang Sempat Viral dan Bikin Takjub

TRIBUNJUALBELI.COM - Website salah satu provider telekomunikasi di Indonesia menjadi korban hacker. Si hacker ini membobol website tersebut dan meninggalkan kata-kata berisi keluhan.

Kejadian ini langsung viral. Dan, bukan kali ini aja seorang hacker Indonesia membuat heboh.

Selain hacker yang menyerang website provider, ini 4 kisah hacker Indonesia yang sempat viral dan bikin heboh.

Simak Juga : Ini Dia Pilihan Notebook Gaming dan Desain Super Murah yang Pas Dikantongmu!

1. Haikal, Hacker Lulusan SMP

Bulan Maret 2017, seorang hacker bernama Haikal sempat bikin heboh.

Dia nge-hack situs tiket.com dan berhasil meraih uang senilai 4.1 miliar rupiah, seperti dikutip dari tribunnews.

Haikal yang masih berumur 19 tahun ini berhasil ditangkap oleh petugas Siber Bareskrim Polri di daerah Tangerang, setelah sebelumnya, tiga orang anak buahnya ditangkap di Kalimantan.

Yang membuat berita ini ramai adalah Haikal hanya lulusan SMP dan sudah berhasil nge-hack lebih dari 4.600 situs.

Bahkan situs beberapa situs luar negeri, ojek online, pemerintah pusat dan daerah. Bahkan situs Polri juga pernah dia jebol.

2 dari 3 halaman

Selain mencari keuntungan, Haikal mengaku kalau dia pengin unjuk gigi aja.

2. Indonesia Cyber Army Nge-Hack Website Big Hit

Kejadian ini juga sempat bikin heboh, tepatnya ketika video BTS di website Big Hit Entertainment diganti dengan video Knock Knock dari Twice.


Ternyata, pelakunya berasal dari Indonesia dan dikenal dengan nama Indonesian Cyber Army.

“Namaku IDCA, aku berasal dari Indonesia. Hobiku adalah menyerang dan memaksa masuk ke dalam sebuah sistem.” 

Akibatnya, ARMY (sebutan untuk fans BTS) dan Once (sebutan untuk fans Twice) terlibat fanwar.

3. Situs MUI di-hack

Bulan Agustus 2016, situs MUI juga jadi korban hack.

Ketika membukanya, di halaman pertamanya muncul kata-kata kasar.

Parahnya lagi, ketika tulisan itu diklik, maka kita akan diarahkan ke halaman yang berisi hujatan buat kelompok ISIS.

3 dari 3 halaman

Menurut sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam, ini pertama kalinya situs MUI di-hack.

4. Situs ICMI

Selain situs MUI, sitis ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia) juga pernah di-hack.

Tepatnya setelah ICMI melontarkan keinginan untuk memblokir Google dan YouTube.

“Cuma security test ringan. Dear bapak/ibu ‘Cendekiawan’ ICMI, this is friendly reminder. Improve your security first, baru ngomongin blokir Google. Anonymous –Kota Cantik,” tulis sang hacker.

(Ifnur Hikmah/Cewekbanget)

Selanjutnya