TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi kalian yang tertarik dengan helm brandedkondisi seken, pastikan untuk cek beberapa bagian sebelum membeli.
Karena bekas pakai, tentu kondisi helm beragam tergantung pemakaian pengguna sebelumnya.
Dalam memilih helm seken, hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli?
“Paling mudah bisa mulai dengan melihat tampilan luarnya. Kalau shell atau batok tidak ada retak atau bekas crash parah tentu masih layak pakai,” terang Arif Rahman, dari Arf Performance kepada GridOto.com di Mampang, Jakarta Selatan.
Shell atau batok helm sendiri adalah bagian utama yang berperan melindungi kepala pengendara dari benturan.
“Untuk kelengkapan atau suku cadang helm kalau ada kerusakan atau tidak lengkap masih bisa diperbaiki,” lengkapnya.
Contohnya seperti ventilasi, rachet, visor, chin strap, side pod serta padding busa di bagian dalam helm itu bisa diperbaiki atau diganti dengan spare partnya.
“Kalau sudah di-resize oleh pemilik sebelumnya, pastikan ukurannya beda satu, misal shellnya L diubah padding XL atau M itu masih aman,” ujar Arif.
Helm seken dengan tali strap yang telah diubah tidak disarankan untuk dibeli karena dapat mengurangi tingkat keamanannya.
Supaya lebih yakin, disarankan juga untuk melihat dan mencoba langsung helm incaran untuk mengurangi risiko terjadinya penipuan.
Jadi jangan terburu-buru dalam membeli helm seken, perhatikan dengan teliti setiap detailnya.
Agar tidak muncul masalah setelah pembelian. (*)
(Muhammad Farhan)
Artikel ini sudah tayang di laman Gridoto.com pada tanggal 3 Januari 2019 pukul 16:15 WIB, dengan judul "Berburu Helm Seken Branded, Apa Saja yang Perlu Dicek Sebelum Beli?"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!