TRIBUNJUALBELI.COM - Sebagai ibu rumah tangga, tahu betapa pentingnya menyajikan sayuran dan buah-buahan sebagai bagian menu keluarga setiap hari.
Idealnya, membeli sayuran segar setiap hari.
Namun terkadang, Moms membeli untuk stok beberapa hari ke depan dengan berbagai alasan.
Apa pun alasannya, mohon perhatikan cara penyimpanan sayur dan buah yang benar sebelum mengolahnya.
Sayang kan, kalau belum dipakai, sudah busuk karena salah dalam menyimpan.
Belum lagi, asal Moms tahu, setiap tahun, sampah makanan yang dihasilkan bisa mencapai 10,2 juta ton.
Sampah makanan tersebut berasal dari buah atau sayuran yang membusuk sebelum dikonsumsi.
Jadi bisa melakukan tindakan kecil dan mudah untuk menjaga kesegarannya.
Dilansir dari The Good Housekeeping Institute, berikut 6 cara menyimpan buah dan sayur agar tetap segar;
1. Buah dan sayur simpan secara terpisah
Supaya buah dan sayuran tetap segar, jangan disimpan di wadah yang sama.
Hal tersebut lantaran banyak buah yang menghasilkan gas ethylene yang bertindak seperti hormon pematangan yang bisa mematangkan dan merusak sayur di sekitarnya.
Gas tersebut biasanya ada di dalam buah pisang, alpukat dan buah persik.
Oleh karena itu disarankan untuk menaruh buah dan sayuran di tempat yang berbeda.
2. Membuat vas sayuran
Cara paling gampang menjaga kesegaran sayuran adalah menaruhnya dalam vas berisi air.
Bungkus keliling vas dengan tisu, isi vas dengan air, kemudian masukkan sayuran tersebut ke dalam vas dengan posisi tegak dalam air.
Dengan cara tini sayuran terhidrasi dan memperlambat proses layu.
3. Bungkus dengan kertas aluminium
Biasanya saat memakai daun seledri selalu menyisahkan beberapa batang yang sayang untuk dibuang.
Agar tetap segar, bungkus sisa daun selederi dan batangnya dengan kertas aluminium dan simpan di kulkas.
Cara ini bisa membuat seledri tetap lembap dan tahan disimpan hingga dua minggu.
4. Simpan bawang di stocking
Menyimpan bawang bombay, bawang merah dan bawang putih bisa gunakan stocking bekas yang bersih dan berwarna hitam.
Masukkan bawang ke dalam stocking sampai stocking terisi penuh. Kemudian gantungkan di tempat yang sejuk dan kering.
Lubang stocking akan menjaga bawang tetap kering dengan sirkulasi udara.
Sementara warna hitam melindungi bawang dari cahaya sinar matahari yang bisa membuat bawang bertunas.
Gunting bagian bawah stocking jika akan mengambil bawang lalu ikat erat kembali.
5. Simpan kentang bersama apel
Jika dibiarkan beberapa hari sering kali kentang tersebut tumbuh tunas.
Untuk mencegahnya simpan kentang dan apel dalam wadah yang sama.
Simpan di dalam kantong kertas yang berlubang-lubang atau berventilasi.
Kemudian simpan di tempat yang sejuk dan kering.
Kentang tidak akan bertunas, karena ada gas yang keluar dari buah apel.
Sangat tidak disarankan menyimpan kentang dalam kulkas karena akan membuat kentang cepat bertunas.
Kentang bertunas dan kehijauan tidak baik dikonsumsi karena bisa mengandung racun.
6. Membekukan
Dengan membekukan sayur atau buah di dalam freezer bisa menjaga nutrisi dan kesegarannya.
Bawang juga bisa dipotong atau dicincang kasar, taruh dalam wadah tertutup dan bekukan.
Untuk menyimpan jamur, potong-potong jamur, masukkan dalam wadah, beri air dan simpan dalam freezer hingga beku.
Berita ini telah tayang di Nakita.grid.id dengan judul Berita Kesehatan: 6 Cara Menyimpan Sayuran dan Buah Agar Tetap Segar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!