zoom-in lihat foto Sering Menyerang Pria, Kenali Gejala Penyakit ALS yang Merenggut Nyawa Kreator Spongebob Squarepants
Stephen Hillenburg Meninggal Dunia | Den of Geek

TRIBUNJUALBELI.COM - Kabar duka datang dari salah satu serial kartun paling terkenal di dunia "SpongeBob SquarePants”.

Pada Senin lalu (28/11), kreator SpongeBob Squarepants, Stephen Hillenburg dinyatakan meninggal dunia di usia ke-57 tahun setelah berjuang melawan penyakit amytophic lateral sclerosis (ALS) yang dideritanya sejak Maret 2017.

Sebenarnya penyakit ALS termasuk penyakit mematikan di dunia, namun tidak banyak orang yang mengetahuinya.

Penyakit ALS diketahui merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang, khususnya saraf motorik.

Selain Hillenburg, penderita ALS lainnya adalah fisikawan terkenal Stephen Hawking yang meninggal dunia pada Rabu (14/3/2018).

Sebenarnya, ALS sendiri sebelumnya sudah ramai menjadi bahan pembicaraan banyak orang beberapa tahun lalu karena menjadi salah satu penyakit yang bisa muncul akibat melakukan tren ice bucket challenge.

Lalu apa seperti apa sih penyakit ALS atau yang lebih dikenal dengan Lou Gehrig itu?

Lou Gehrig sebenarnya merupakan salah satu penyakit langka yang terjadi di mana sel-sel tertentu (neuron) di dalam otak dan sumsum tulang mati secara perlahan dan biasanya menyerang manusia dengan rentang usia 40-60 tahun.

Menurut peneliti dari University of Massachusetts Medical School, penyakit ini lebih umum menyerang laki-laki dibanding perempuan. Sekitar 20 persen ALS menyerang laki-laki.

Biasanya penyakit langka ini akan menyerang sistem saraf dalam otak dan sumsum tulang. Akibatnya, sistem saraf dalam otak dan sumsum tulang mati perlahan-lahan.


2 dari 3 halaman

ALS sering ditandai dengan melemahnya otot salah satu kaki atau lengan dan juga bicara yang tak jelas.

Jika semakin parah, otot lemah ini akan menyebar sampai ke otot punggung dan leher. Akibatnya, kepala selalu tertunduk dan tak bisa tegak.

Hal ini diikuti dengan lemahnya kemampuan otot yang untuk bergerak, bicara, makan, dan bernapas sehingga pada akhirnya menyebabkan kelumpuhan.

Berikut tanda-tanda mengenai penyakit Lou Gehrig:

1. Otot salah satu lengan atau kaki yang melemah, ditandai berbicara dengan tidak jelas.

2. Kelemahan menyebar ke kedua tangan dan kaki, serta bagian tubuh lain.

3. Otot punggung dan leher melemah, kepala mulai tertunduk lemas.

4. Jaringan otot dan lidah berkedut

5. Otot yang dipakai bergerak, berbicara, makan, bernapas, akhirnya lumpuh.


6. Masalah mental seperti aphasia, atau kesulitan menemukan kata-kata.

3 dari 3 halaman

7. Apabila gejala-gejala di atas muncul, penderita Lou Gehrig umumnya hanya memiliki waktu 3 hingga 5 tahun sebelum akhirnya meninggal karena adanya kegagalan yang terjadi pada sistem pernafasannya.

Tetapi, ada juga yang kok berhasil bertahan hidup selama atau lebih dari 10 tahun ketika menderita penyakit ini, meskipun jumlahnya terbilang kecil karena hanya sekitar 10 persen saja.

Untuk mencegah terkena ALS, orang-orang bisa berolahraga secara teratur guna meningkatkan sistem imun, menghindari stres agar tetap menjaga keseimbangan hormon, serta mengonsumsi buah berwarana terang yang mengandung antioksidan.

Semoga dengan meninggalnya Stephen Hillenburg, kita menjadi lebih aware kepada tubuh kita karena lebih baik mencegah daripada mengobati, bener nggak sob? (Hai Online/Bayu Galih Permana)

Artikel ini sudah tayang di laman Hai Online dengan judul Mengenal ALS, Penyakit yang Merenggut Nyawa Kreator SpongeBob

Selanjutnya