TRIBUNJUALBELI.COM - Menjadi smartphone yang diincar oleh banyak orang, membuat Xiaomi semakin melebarkan sayapnya.
Banyak pihak yang turut mencari keuntungan dengan menjual produk asal Tiongkok ini.
Ada penjual yang menawarkan garansi resmi tetapi ada juga yang menawarkan garansi distributor.
Biasanya, Xiaomi dengan garansi distributor akan dijual lebih murah daripada yang bergaransi resmi.
Menggiurkan memang, namun ada hal yang perlu kamu perhatikan mengenai Xiaomi bergaransi distributor atau yang biasa dikenal dengan nama Xiaomi garansi toko.
1. ROM Abal-abal
Hal yang satu ini sudah menjadi rahasia umum.
Karena abal-abal alias tidak ori, ROM ini tidak mendapatkan update MIUI secara resmi.
Misalnya pada ROM resmi mendapat update versi Android, maka kamu tidak bisa menikmati fitur tersebut.
2. Penamgkapan Sinyal bermasalah
Masalah ini bisa terjadi karena ROM abal-abal yang ditanamkan pada Xiaomi garansi distributor.
Parahnya, biasanya ponsel distributor sulit untuk mendeteksi sinyal 4G di Indonesia.
3. Sulitnya klaim garansi
Meski mendapatkan garansi toko, jangan harap pelayanan yang diberikan pihak distributor akan sebaik yang diberikan oleh garansi resmi.
Kasus paling sering dialami oleh pengguna Xiaomi yang dipaparkan melalui forum MIUI adalah lamanya waktu pengerjaan ketika ponsel dalam proses garansi.
4. Playstore terkadang tidak ada
Karena ponsel distributor menggunakan ROM abal-abal yang biasanya dari Tiongkok langsung, justru toko aplikasi seperti playstore tidak ada.
Meski begitu, kamu masih bisa mengunduh aplikasi melalui MI store, toko aplikai bawaan dari Xiaomi.
Berita ini telah tayang di Nextren.grid.id dengan judul 4 Masalah yang Harus Dihadapi Jika Beli Xiaomi Garansi Distributor

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!