zoom-in lihat foto Catat, Ini Daftar 'Penyakit' yang Kerap Menyerang Mobil-Mobil Bekas
Ilustrasi mobil (Tribunnews.com)

TRIBUNJUALBELI.COM - Ketika Anda membeli mobil bekas (mobkas) tentu tidak luput dari kekurangan kendaraan tersebut.

Istilah umumnya adalah penyakit mobil bekas, dan tentunya beberapa mobkas memiliki penyakit yang berbeda-beda meski ada yang serupa.

“Sejumlah penyakit memang terbilang ringan tapi kalau dibiarkan bisa mengganggu kenyamanan berkendara,” jelas Ruslan, Kepala Bengkel Tepat Motor di area BSD Autoparts, Tangerang Selatan.

Lanjutnya, untuk menghindari dan membereskannya, sebaiknya diawali dari deteksi dini setelah baru memboyong mobkas idaman.

“Hal tersebut guna menakar biaya perbaikan pasca membeli kendaraan tersebut,” jelasnya lagi.

Periksa kolong mobil untuk melihat jika ada rembesan oli (RIANTO PRASETYO/Otomotifnet)
Periksa kolong mobil untuk melihat jika ada rembesan oli (RIANTO PRASETYO/Otomotifnet)

Masih menurutnya, kalau penyakit atau masalah yang berat biasanya ada pada mesin, seperti rembesan oli.

“Masalah internal mesin bisa berakibat pada gas buangan dan performa kendaraan," katanya.

Sementara itu Jasum, instalatur kawakan dari Pesona Audio, di Pos Pengumben, Jakbar, juga ikut buka suara.

“Kenyamanan kabin juga bisa berkurang lantaran terganggunya sistem audio, apalagi saat kondisi sedang macet,” jelasnya.

Nah, berikut ini rangkuman penyakit ringan yang umum terjadi pada mobkas dari Otoseken.


2 dari 4 halaman

Power Window

Power window sebelah kemudi kerap macet terutama untuk mobkas berusia lawas.

Kondisi ini menjadi penyakit populer di Honda Jazz dan Toyota Vios generasi awal.

Head Unit

Head unit tidak mampu membaca data lantaran bermasalah pada mata optiknya.

Selain itu beberapa mobil bekas berusia di atas tiga tahun dengan head unit touchscreen terkadang juga tak berfungsi dengan baik.

Ruang kabin

Kelembaban kabin yang kurang terjaga juga bisa mengganggu kenyamanan kabin.

Hindari terjadinya tumpahan air atau tersiramnya lantai kabin agar tidak ada bau yang mengganggu

3 dari 4 halaman

Lampu Kabin

Ilustrasi lampu kabin LED
Ilustrasi lampu kabin LED

Lampu kabin kerap tidak menyala justru ketika dibutuhkan.


Biasanya terjadi untuk kendaraan yang sudah di atas 5 tahun, perhatikan usia pemakaian bohlam dan kabel tersambungnya.

Shockbreaker

Shockbreaker bermasalah lantaran kerap menahan guncangan dengan beban berlebih.

Alhasil, daya tahan peredam guncangan tersebut akan berkurang dan mobil akan limbung saat dikemudikan terutama saat melaju cepat.

Kalau sudah begitu, langsung bawa ke bengkel kaki-kaki.

Pelapis jok

Mudah kotornya pelapis luar jok berbahan fabric menambah daftar ekstra perhatian pemilik mobil pada ruang interior.

4 dari 4 halaman

Anda bisa melapisinya dengan pelapis kulit atau semikulit.

Terminal aki

Banyak kerak pada terminal aki juga mengganggu proses starter kendaraan.


Sistem pendingin

Sistem pendingin yang kurang sempurna.

Hal ini diakibatkan kebocoran freon atau evaporator yang kotor.

Tierod

Tierod dan end tierod berfungsi meneruskan gaya belok dari kemudi ke roda-roda.

Sementara kalau balljoint mampu menopang knuckle arm.

Ketiga komponen ini bisa saja aus atau cacat ringan sehingga kenyamanan berkendara akan berkurang.

Karet pintu yang getas
Karet pintu yang getas

Karet pintu

Karet atau balon pintu juga bisa termakan usia.

Bila ini terjadi maka gangguan angin yang masuk ke dalam kabin akan berlebih serta suara pintu menutup akan agak kasar.

Head Lamp dan Rear Lamp

Kusamnya head lamp dan rear lamp serta kerap kemasukan air saat hujan juga masuk dalam kategori penyakit ringan.

Jangan ragu membawa peranti pencahayaan tersebut untuk diservis. (*)

(Taufan Rizaldy Putra)

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Kumpulan Penyakit Ringan Mobkas, Tanggulangi Sejak Dini

Selanjutnya