zoom-in lihat foto Viral dan Mengharukan! Siswi Ini Membawa Bungkus Pembalut Padahal Belum Menstruasi, Alasannya Menyedihkan!
Siswa Sekolah

TRIBUNJUALBELI.COM - Biasanya para guru memilikin peraturan sendiri terkait benda yang boleh dibawa oleh siswa-siswanya ke dalam kelas.

Benda-benda yang boleh dibawa ke dalam kelas umumnya adalah alat tulis, aneka seragam sekolah, buku, dan sejenisnya.

Namun bagaimana jika ada seorang siswi yang membawa pembalut ke dalam kelas?

Beberapa sekolah mungkin mengizinkannya, khusus untuk siswi yang tengah menstruasi.

Tetapi, ada pula kisah seorang siswi yang membawa bungkus pembalut ke dalam kelas bukan karena ia menstruasi, melainkan karena kondisi ekonominya.

Setidaknya, pengalaman ini pernah dirasakan seorang guru asal Malaysia, Syafaat Nasir, yang terkejut saat tahu ada seorang siswinya membawa Kotex ke kelas.

Awalnya guru itu mengira kotak itu berisi pembalut wanita.

Tetapi saat ia menengok isi bungkusnya, ia keheranan.

Ternyata isi kotak pembalut itu adalah alat tulis dan mewarnai.

Baca : Deretan Tas Sekolah Yang Cantik dan Khusus Untuk Kamu!


2 dari 3 halaman

Usut punya usut, ternyata siswi bersangkutan tak memiliki cukup uang untuk membeli tempat menyimpan pensil warna.

sumber : twitter

"Terkejut tengok anak murid bawa dalam kelas. Saat mengecek, rupanya di dalam ada pensil warna. Tak apa lah. Janji (ia) akn dapat tempat pensil warna yang lebih elok," tulis Syafaat Nasir via akun Twitter miliknya, Selasa (17/4/2017).

sumber : twitter

Syafaat Nasir pun kemudian menepati janjinya.

Ia membelikan siswi itu tempat pensil warna yang lebih baik lagi.

Tak cuma itu saja, dirinya juga menghadiahi sebuah tas kecil sebagai wadah.

"Haaaa pencil box dan color pencils box baru. Untungnya ada stok hadiah kompetisi lebih hari ini. (Para) Orang tua jangan terlalu cuek (dengan anaknya) ya!" tulis Syafaat kemudian.

Bahkan menurut Syafaat Nasir, sesaat setelah ia membagikan kisah siswinya yang membawa bungkus pembalut untuk wadah pensil warna, banyak netter merespons.

Beberapa netizen, baik lewat WhatsApp maupun Twitter menghubunginya untuk menyumbang.

"Laju gila teman WhatsApp saya hendak memberi sumbangan pensil warna baru untuk siswi saya. Betul-betul baik hati. Murah rezeki lah semua!".

3 dari 3 halaman

Ini sekaligus menunjukkan betapa pemurahnya orang Malaysia. Syabas semua!," tulisnya lagi.

(Hanang Yuwono/Tribunsolo.com)

Selanjutnya