zoom-in lihat foto Lada Hitam Dilarang Dikonsumsi Oleh Beberapa Orang yang Memiliki 3 Masalah Perut
Lada Hitam Dilarang Dikonsumsi Oleh Beberapa Orang yang Memiliki 3 Masalah Perut

TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah sering menggunakan lada hitam di dapur?

Bumbu satu ini memiliki aroma khas yang mampu menggugah selera makan orang yang menciumnya.

Berbagai menu masakan kerap menggunakan rempah ini sebagai bumbu utama.

Tentu sudah tak asing dengan menu di warung makan yang seringkali menggunakan embel-embel lada hitam di belakang namanya.

Sebut saja steak blackpepper, ricebowl blackpepper, sapi lada hitam, ayam tepung lada hitam hingga nasi goreng lada hitam.

Selain sebagai bumbu, lada hitam juga memiliki manfaat kesehatan yang tak bisa disepelekan.

Menurut database Nutrisi Nasional USDA, lada hitam kaya akan mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, natrium, dan berbagai vitamin seperti thiamin, riboflavin, niacin, serta vitamin B6.

Nutrisi lainnya termasuk vitamin E, folat, dan vitamin K.

Dengan kandungannya yang cukup banyak, lada hitam kerap digunakan untuk mengobati juga mencegah penyakit tertentu.

Diantaranya mengobati sinus dan asma, mengurangi risiko kanker, meningkatkan pencernaan, membantu menurunkan berat badan, menyembuhkan penyakit kulit vitiligo, hingga mengurangi gangguan memori dan kerusakan kognitif.


2 dari 4 halaman

Sayangnya, dari sekian banyak manfaat lada hitam, mengonsumsinya juga bisa menimbulkan efek samping.

Ada beberapa tipe orang yang tidak disarankan mengonsumsi lada hitam, yaitu:

Gangguan pencernaan

Lada hitam dapat mengganggu perut atau menyebabkan masalah gastrointestinal.

Selain itu, kita tahu bahwa lada hitam itu bersifat panas.

Terlalu banyak mengonsumsinya bisa membuat sensasi terbakar di perut.

Orang yang memiliki masalah pencernaan sebaiknya menghindari konsumsi lada hitam.

Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Melansir dari stylecraze.com, pasien yang mengonsumsi siklosporin A, kolinergik, digoxin, dan sitokrom P450 harus menghindari lada hitam dalam menunya.

3 dari 4 halaman

Ibu hamil dan menyusui


Jika sedang hamil, tubuh akan sensitif terhadap rempah-rempah.

Karena itu harus mengurangi bahkan menghentikan konsumsi lada hitam.

Ada kekhawatiran mengonsumsi lada hitam dalam jumlah besar bisa memicu keguguran.

Sedangkan untuk ibu menyusui, rasa pedas dari lada hitam dapat ditransfer ke ASI.

Kulit kering dan sensitif

Lada hitam tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan kulit kering.

Karena itu jika memiliki tipe kulit kering sebaiknya hindari konsumsi lada hitam.

Dalam beberapa kasus langka, asupan lada hitam juga dapat menyebabkan iritasi kulit dengan gejala seperti gatal, bengkak, dan kemerahan pada kulit.

4 dari 4 halaman

Selain risiko di atas, akibat penggunaan lada hitam juga bisa lebih fatal.

Jika lada dikonsumsi langsung, itu bisa masuk ke paru-paru dan menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak.

Selanjutnya