TRIBUNJUALBELI.COM - Beberapa minggu yang lalu bahan bakar minyak (BBM) khusunya pertamax dan solar mengalami kenaikan harga yang cukup mengagetkan.
Kenaikan harga ini BBM ini menjadikan para produsen mobil di Indonesia terus menyuarakan jika kendaraan keluaran terbarunya hemat dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Tapi hal ini tentu tidak dapat dijadikan patokan karena cara mengemudi menjadi salah satu faktor penting yang mendukung irit tidaknya BBM suatu kendaraan.
Selain itu, tidak sedikit pula yang mengatakan agar mobil tidak boros berjalanlah pelan.
Ternyata bisa menjadi bumerang karena memacu kendaraan dengan kecepatan rendah, apalagi stop and go, memungkinkan mesin bekerja lebih berat sehingga jadi lebih boros.
Menurut data dan pengetahuan umum, kecepatan yang ideal untuk menjaga BBM irit dan stabil itu di antara 60-80 km/jam.
Jika berkendara terlalu pelan justru bisa membahayakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Terlebih lagi ketika traffic sedang tinggi karena bisa mengganggu laju kendaraan lainnya.
Dengan mengacu pada putaran mesin 2.000 rpm saja, akselerasi bisa sama dengan sebuah bus yang berakselerasi normal, itupun masih cukup untuk mendahului bus yang berjalan lambat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!