zoom-in lihat foto Sebelum Terlambat dan Fatal, Ini 2 Terapi Pengobatan Stroke
ilustarsi/Your Health Matters

TRIBUNJUALBELI.COM - Menurut riset Evidence & Analytic, selain menjadi penyebab kematian tertinggi, stroke juga menjadi penyakit dengan biaya pengobatan dan kerugian tertinggi bersamaan dengan penyakit jantung.

Jika berhadapan dengan stroke, sama saja kita berhadapan dengan waktu.

Pasalnya apabila penanganan kita lambat, akibat yang terjadi juga akan semakin fatal.

Jadi bisa dikatakan, hasil dari stroke sangat ditentukan oleh tata laksana yang cepat.

Menurut Sahat Aritonang, dokter spesialist saraf RS Pondok Indah, terdapat beberapa terapi pengobatan stroke definitif (pasti) yang tentunya disesuaikan dengan waktu terjadinya serangan stroke, di antaranya:

1. IV Trombolisis

Terapi ini dilakukan apabila serangan stroke sudah terjadi selama kurun waktu > 3-4,5 jam.

Pada terapi ini, penderita akan diberikan obat untuk memecah atau membuka penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah.


2. IA Trombolisis/Trombektomi

2 dari 2 halaman

Terapi IA Trombolisis dilakukan apabila serangan stroke sudah terjadi selama kurun waktu > 6-16 jam, sedangkan Medical Trombektomi dilakukan apablia dalam kurun waktu >6-24 jam.

Terapi ini digunakan untuk menyedot pembekuan yang terjadi akibat pembuluh darah yang pecah.

Pembuluh darah yang pecah dan membeku dapat menyumbat suplai darah maupun makanan ke bagian otak yang lain.

Dan jika tidak ditangani, penumbra (area otak yang masih dapat ditolong) dapat terselamatkan.

Namun sayangnya terapi ini bisa memakan biaya 2 kali lipat karena harus melakukan pemeriksaan DSA (Digital Substraction Angiography) yang gunanya untuk memeriksa adakah kelainan pada pembuluh darah.

Untuk itu, ada baiknya apabila Sahabat NOVA sudah mengenali gejala serta risiko penyakit stroke, cepat tangani agar terhindar dari cacat permanen akibat stroke seperti lumpuh, tidak bisa berbicara jelas, dan lain sebagainya.(*)

(*)

Artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul Ini Dia Terapi Pengobatan Stroke! Nomor Dua Butuh Biaya Banyak!

Selanjutnya