TRIBUNJUALBELI.COM - Mencuci, mengangkat galon air, dan aktivitas berat lainnya memang bisa bikin nyeri tangan.
Tapi, ternyata main HP juga bisa memicu nyeri tangan, bahkan berisiko saraf terjepit pula.
Kok, bisa?
Nyeri tangan adalah nyeri yang dirasakan pada tangan.
Masalahnya bisa terjadi pada pergelangan tangan (wrist hand), bisa juga pada jari (trigger finger).
Saat aktif bermain gawai, kedua ibu jari kita, kan, bergerak ekstra dari biasanya.
Terlebih jika kita memiliki jari-jari yang panjang dan layar HP yang terlalu kecil.
Hal tersebut dapat menyebabkan trigger finger.
Hal ini akan membuat jari terkunci, dan berisiko menimbulkan saraf terjepit dan tendon
meradang.
“Layar smartphone yang kecil terkadang membuat ibu jari kita harus membengkok saat memainkannya."
"Semakin bengkok, urat semakin meradang karena sudutnya (semakin kecil), sehingga memunculkan trigger thumb,” jelas dr. Oryza Satria, Sp.OT(K), Spesialis Ortopedi Konsultan Bedah Tangan, RS Pondok Indah, Bintaro Jaya.
Semakin sering main gawai, semakin besar kemungkinan terjadinya trigger finger.
Ya, kegiatan yang dilakukan berulang dalam jangka waktu yang lama tidak ramah kepada tangan besar kemungkinan dapat menyebabkan nyeri tangan.
Selain trigger finger, penyebab nyeri tangan lainnya adalah carpal tunnel syndrome dan de quarvian.
Carpal tunnel syndorome biasanya terjadi nyeri pada ibu jari, telunjuk, jari tengah dengan disertai rasa kebal dan kesemutan.
Nyeri terjadi karena tertekan atau terhimpitnya saraf median.
Hal tersebut biasanya terjadi karena kita melakukan pekerjaan berat menggunakan tangan yang berulang-ulang, seperti menulis atau mengetik.
Kemudian, de quarvian syndrome, adalah penyebab nyeri tangan yang terjadi pada pergelangan tangan sisi ibu jari.
Kondisi tersebut akan lebih parah terasa jika jempol dan pergelangan tangan ditekuk ke arah kelingking.
Sindrom ini juga terjadi karena melakukan aktivitas berulang, misalnya mengulek makanan dan salah memegang setir mobil.
Kita sering menganggap remeh nyeri pada pergelangan tangan saat membuka tutup toples, memutar gagang pintu, atau saat memutar keran.
Padahal jika derita itu berlangsung selama satu bulan lamanya, maka kita sudah harus waspada.
Karena, seluruh hal tersebut bisa merupakan gejala awal adanya gangguan serius pada tangan.
Tambahan lagi, sebagian besar kita menganggap bahwa ini adalah nyeri tangan biasa, sehingga biasanya langsung memijat atau mengurutnya.
Padahal hal tersebut tidak benar.
“Jangan diurut karena bisa jadi itu saraf yang terjepit."
"Saraf yang terjepit jika mendapat tekanan dari luar lagi dalam hal ini adalah urut malah akan menambah trauma dari luar, yang akan memperparah kondisi tangan orang tersebut,” ucap Oryza.
Oleh karena itu, penanganan yang paling aman dan tepat adalah memeriksanya ke dokter.
Terutama ketika sudah mengalami nyeri hebat disertai dengan perubahan bentuk pada tangan.
“Jika nyeri tetap ada bahkan memburuk setelah istirahat dan dikompres dingin dalam jangka waktu yang lama, maka sebaiknya segera dibawa ke dokter,” pesan dr. Oryza.(*)
(Mega Khaerani/Melissa Tuanakotta)
Artikel ini telah tayang di NOVA.id dengan judul Waduh, Kebanyakan Main Gawai Bisa Bikin Jari Terjepit, Kok Bisa?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!