zoom-in lihat foto Dianggap Bersih, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Justru Memicu Datangnya Bakteri
Ilustrasi (shutterstock)

TRIBUNJUALBELI.COM - Kebersihan yang buruk tidak hanya dapat meningkatkan risiko penyakit tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial dan profesional kita.

Tetapi meskipun kita sudah menjaga kesehatan dengan baik, ada saja kesalahan yang tidak sadar kita lakukan ketika mencoba untuk menjaga kebersihan.

Berikut ini lima kesalahan umum yang harus dihindari:

1. Memakai sepatu tanpa kaus kaki

Memakai sepatu tanpa kaus kaki untuk menggerakkan pergelangan kaki bisa berdampak buruk.

"Rata-rata kaki Anda akan berkeringat setengah liter sehari; itu banyak yang akan mengalir langsung ke sepatu Anda tanpa diserap oleh kaus kaki," kata Emma Stevenson dari College of Podiatry, Inggris.

Selain bau kaki, orang juga rentan mengembangkan lecet dan infeksi jamur.

Jadi daripada memakai sepatu tanpa kaus kaki, pertimbangkan untuk membeli beberapa pasang kaus kaki.

Stevenson juga merekomendasikan menempatkan kantong teh kering di sepatu Anda semalam untuk menyerap keringat yang tersisa.

2. Tidak membersihkan kuas makeup

2 dari 4 halaman

Jangan meremehkan kotoran, sel-sel kulit mati, dan bakteri yang bisa menumpuk pada kuas makeup.


Selain merusak riasan, kamu juga menjadi lebih rentan terhadap jerawat, infeksi, dan lain-lain.

Konsekuensi hanya memburuk jika kamu juga berbagi kuas makeupdengan teman-teman.

Maka sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan infeksi staph, mata merah, dan masalah lainnya.

3. Menggunakan cutton buds untuk menghilangkan kotoran telinga

Kamu tidak boleh memasukkan kapas (atau apa pun dengan ukuran dan struktur serupa) di dalam telinga.

Produk-produk ini dapat merusak saluran atau drum telinga, meningkatkan risiko kehilangan pendengaran sementara atau permanen.

Masih khawatir dengan kotoran telinga?

Nah, kabar baiknya kamu bisa membiarkannya sendiri.

3 dari 4 halaman

Dr. Robert Shmerling dari Beth Israel Deaconess Medical Centre menjelaskan, jumlah lilin yang normal diperlukan untuk melembabkan dan mencegah kontaminan mencapai telinga bagian dalam.

4. Hanya menyikat gigi

Jika rutinitas kebersihan mulut hanya melibatkan menyikat gigi, sudah pasti waktu untuk perubahan.


"Sebagian besar bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi hidup di 'sulit untuk mendapatkan' daerah di antara gigi. Satu-satunya cara untuk secara fisik menghapus plak ini dari antara gigi adalah dengan benang," kata Edmund Hewlett dari University of California, Sekolah Kedokteran Gigi Los Angeles.

Juga, jangan lewatkan menyikat atau membersihkan lidah.

Bila tidak, mungkin saja kita mengembangkan bau mulut karena bakteri yang hidup yang menghasilkan senyawa belerang.

5. Jarang mengganti seprai, cukup handuk

Sebagian besar tubuh kita bersentuhan langsung dan lama dengan sprei dan handuk, jadi kamu mungkin perlu menggantinya secara berkala.

Handuk baik digunakan tiga minggu sebelum dibersihkan atau diganti.

4 dari 4 halaman

Seprai tidur sedikit lebih sulit karena jawabannya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jumlah orang atau hewan peliharaan yang menggunakan tempat tidur, seberapa sering kamu berhubungan seks di seprai itu, dan lain-lain.

Rata-rata, para ahli mengatakan bahwa idealnya harus diubah setelah minggu. (*)

(Fadhila Afifah/Nakita.id)

Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul Dianggap Dapat Menjaga Kebersihan, 5 Hal Ini Justru Memicu Bakteri Muncul

Selanjutnya