TRIBUNJUALBELI.COM - Apple tidak bisa lagi menyandang gelar sebagai merek laptop terbaik.
Tahtanya diambil alih oleh Lenovo dan gawatnya lagi, posisi Apple malah merosot jauh ke urutan kelima.
Setidaknya, itulah hasil review yang diterbitkan oleh LaptopMag dalam daftar “Best and Worst Laptops of 2017”.
Daftar ini telah dirilis LaptopMag sejak tahun 2010 dan Apple selalu menduduki posisi puncak dalam empat tahun terakhir.
Namun, tidak begitu adanya tahun ini. LaptopMag menempatkan Lenovo sebagai merek laptop terbaik tahun 2017, disusul Asus, Dell, dan HP di posisi kedua sampai keempat.
Ironisnya, Apple merosot empat posisi ke urutan kelima dengan akumulasi poin setara dengan Acer, sedangkan peringkat tersisa diisi oleh MSI, Razer, dan Microsoft.
Daftar ini disusun LaptopMag berdasarkan penilaian terhadap enam kategori yang ditunjukkan setiap merek laptop, yaitu hasil uji, desain produk, dukungan/layanan pelanggan, inovasi, harga dan variasi pilihan, serta garansi.
Tiap kategori memiliki bobot penilaian yang berbeda-beda, mulai 5 untuk garansi sampai 35 untuk hasil uji, dengan jumlah total 100 poin.
Hasilnya, Lenovo mengumpulkan poin terbanyak dengan 90 poin, diikuti Asus dengan 86 poin, Dell 83 poin, Asus 82 poin, sedangkan Apple dan Acer hanya 78 poin.
Lenovo meraih peringkat teratas karena 58 persen hasil uji LaptopMag terhadap laptop Lenovo mendapat bintang 4 atau lebih, khususnya seri ThinkPad dan Yoga.
Mereka unggul dalam daya tahan baterai, desain yang indah, fitur inovatif, dan layanan pelanggan yang membantu.
Sementara itu, Apple meraih penilaian buruk akibat model MacBook terbarunya dianggap terlalu rumit karena perlu banyak aksesoris tambahan berupa dongle untuk keperluan konektivitas.
Pasalnya, Apple menghilangkan porta Lightning pada MacBook Pro terbaru dan menggantinya dengan porta USB Type-C/Thunderbolt 3 yang belum umum.
Selain itu, kinerja MacBook Pro 2016 pun tergolong biasa-biasa saja dan tidak sesuai dengan harganya yang mahal.
Namun, LaptopMag tetap memuji layanan pelanggan dan perlindungan garansi Apple yang belum ada duanya.
(Erry FP/InfoKomputer)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!