zoom-in lihat foto 5 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Minum dengan Posisi Berdiri
ilustrasi (sumber foto : Bella Diva Dance)

TRIBUNJUALBELI.COM - Minum memiliki manfaat yaitu menyediakan cairan bagi tubuh.

Dengan minum, seseorang dapat menghasilkan energi dan metabolisme.

Selain itu, minum juga mampu memberikan kesegaran bagi tubuh.

Kerja saraf dan darahpun dapat terjaga jika seseorang minum air putih dengan teratur.

Setiap orang dianjurkan untuk memperhatikan banyaknya air yang dikonsumsi setiap hari yakni delapan gelas perhari.

Namun, tak hanya jumlah air yang yang harus diperhatikan tapi juga cara meminumnya.

Posisi tubuh saat minum akan memberi dampak bagi kesehatan.

Saat minum, sebaiknya tubuh dalam posisi duduk.

Sebab, minum dalam posisi berdiri bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Dilansir dari wellordie.com pada Minggu (26/8/2018), berikut ini beberapa dampak negatif yang bisa terjadi jika minum dalam posisi berdiri.


2 dari 4 halaman

1. Mengganggu sistem pencernaan

Saat minum dalam keadaan berdiri, air yang masuk ke dalam tubuh akan mengalir melewati usus dan menciprat ke dinding perut.

Cipratan tersebut akan mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan dalam jangka panjang yang mengakibatkan kerusakan pada dinding perut dan saluran pencernaan.

2. Ginjal tak bisa bekerja dengan baik

Ginjal tak bisa bekerja dengan baik saat tubuh minum dalam posisi berdiri.

Minum air dalam posisi berdiri akan membuat proses penyaringan yang dilakukan ginjal tak optimal sehingga kotoran bisa menumpuk pada ginjal dan kandung kemih.

Hal ini akan menyebabkan gangguan saluran kemih.

Parahnya, dalam kondisi panjang bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal.

3. Berisiko terkena artritis

3 dari 4 halaman

Minum air dalam posisi berdiri bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh.


Hal tersebut bisa mengakibatkan penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis.

Dikutip dari wikipedia.org, artritis adalah peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.

4. Proses pengenceran kadar asam tubuh terganggu

Air bisa membantu mengencerkan kadar asam di dalam tubuh.

Namun, saat seseorang minum dalam posisi berdiri akan menghambat proses pengenceran tersebut.

5. Saraf-saraf menegang

Saraf tubuh akan menegang saat seseorang minum dalam posisi berdiri.

Sedangkan jika minum dalam kondisi duduk, maka parasimpatetik akan terkondisikan lebih rileks yang membuat saraf tak tegang.

4 dari 4 halaman

Dengan kondisi rileks, maka proses penyerapan air minum bisa berjalan dengan baik.

(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)

Selanjutnya