zoom-in lihat foto Bahaya Mengisi Bahan Bakar Kendaraan dengan Cara 'Full Tank', Ini Alasannya
ilustrasi (sumber foto : net)

TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak orang yang mengisi bahan bakar kendaraan mobil atau motor hingga penuh bahkan mencapai bibir lubang pengisian.

Lalu, tahukah kamu bahwa hal itu berbahaya?

Dilansir dari daihatsu.co.id pada Jum'at (24/8/2018), hal ini sama bahayanya dengan mengendarai mobil atau motor dalam kondisi tangki bensin yang kosong.

Sebab, bahan bakar ternyata memerlukan udara agar tidak mengendap.

Selain itu, bahan bakar juga memerlukan ruang kosong pada tangki mobil karena bensin yang mengucur dari selang pengisian bisa terhisap balik ke tangki SPBU.

Sebagian bensin yang dibayar akan kembali masuk ke tangki SPBU.

Hal tersebut terjadi karena mesin pengisian bahan bakar saat ini sudah dilengkapi dengan penghisap uap bensin.

Saat selang pengisian mendeteksi bahwa bensin di tangki sudah penuh, maka penghisap otomatis akan bekerja untuk menyedot uap bensin yang keluar dari lubang pengisian.

Tangki bensin membutuhkan ruang agar bensin bisa mengembang.


2 dari 2 halaman

Setiap tangki bensin kendaraan selalu dilengkapi dengan lubang hawa, lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan BBM saat ada di dalam tangki bensin.

Bila seluruh ruang tangki dipenuhi dengan bensin, maka gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dari tangki melalui selang, sehingga BBM terbuang percuma dan menjadi pemborosan.

Tak hanya itu, mengisi bahan bakar kendaraan dengan penuh juga berbahaya bagi kesehatan.

Bensin yang tumpah dan menguap akan memberikan polusi udara.

(TribunJuaBeli.com/Intan Hafrida)

Selanjutnya