TRIBUNJUALBELI.COM -Penggunaan suku cadang atau onderdil palsu untuk sepeda motor dapat membuat kerusakan komponen mesin lain.
Selain itu, bahkan dapat mengancam keselamatan bagi pengendara.
Dirangkum TribunnewsBogor.com dari laman penggemar facebook, NGS Batteries, Kamis (3/3/2016), saat ini banyak sekali onderdil palsu yang bereda di pasaran.
Misalnya, kampas rem palsu dapat membuat rem kendaraan blong atau tak berfungsi dengan baik.
Oleh karenanya, Anda harus memperhatikan 5 hal ini agar tak tertipu saat membeli onderdil motor:
1. Ketahanan
Produk palsu biasanya tidak tahan lama, paling cuma 3 bulan sudah rusak lagi.
2. Kemasan
Suku cadang asli dilabeli dengan stiker hologram, sedangkan suku cadang palsu tak dilabeli stiker hologram.
Kemasannya lebih halus dan tebal, sedangkan yang palsu, kardus kemasan kasar meskipun tebal.
Bungkus komponen suku cadang asli biasanya memiliki warna serta tulisan yang lebih jelas dibandingkan suku cadang palsu.
Suku cadang palsu memiliki kemasan yang pudar.
Lekukan bahan suku cadang palsu lebih kasar.
3. Mencocokan part number
Jika part number kemasan dan part number katalog berberbeda segera komplain kepada penjual.
4. Garansi
Suku cadang asli memiliki garansi resmi.
Sedangkan, suku cadang palsu hanya garansi toko atau distributor.
5. Bahan komponen
Suku cadang palsu menggunakan komponen yang memiliki mutu rendah dibanding yang asli.
Kalau yang asli misalnya pakai material baja, yang palsu cuma besi atau plastik. (*)
(Tribunnewsbogor.com/Bima Chakti Firmansyah)
Artikel ini sudah tayang di laman Intisari.grid.id pada tanggal 3 Maret 2016 pukul 12:52 WIB, dengan judul "Ini 5 Cara Membedakan Onderdil Motor Yang Asli dan Palsu"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!