zoom-in lihat foto Astaga! Masuk ke Indonesia, Headphone ini Dijual Harga Rp 792 Juta, Begini Penampakannya
CNET

TRIBUNJUALBELI.COM - Masih ingat dengan headphone Sennheiser seri HE-1 yang diumumkan di Singapura pada medio 2016 lalu?

Sennheiser kini merilisnya untuk pasar Indonesia.

Headphone yang dibanderol ratusan juta rupiah itu mulai bisa dipesan oleh calon pembeli di Indonesia.

Harga yang ditawarkan pun tak jauh beda dengan saat perilisan perdana itu, sama-sama selangit.

Pantauan KompasTekno, Rabu (5/4/2017), harga yang ditawarkan untuk Sennheiser HE-1 di Indonesia mencapai Rp 792 juta. Harga tersebut bahkan lebih mahal jika dibandingkan rata-rata harga rumah di kawasan Tangerang atau Bekasi yang masih bisa diperoleh di kisaran Rp 500 juta.

Simak: Smartphone Terbaik 2017, Ini Pilihan Terbaiknya

Anda yang berminat membeli headphone tersebut di Indonesia bisa langsung memesannya melalui tautan berikut ini.

Sennheiser sendiri menjanjikan bahwa seri HE-1 tersebut membawa banyak keunggulan audio yang tidak bisa diperoleh dari headphone biasa.

Semuanya dirancang dengan pertimbangan bahwa perangkat ini bakal dinikmati oleh para pecinta audio.

Misalnya saja, amplifier model tube dan transistor yang dibalut kombinasi kaca dengan batu pualam, dibekali delapan DAC internal, serta sanggup mengolah data musik berformat PCM dan DS.


2 dari 2 halaman

Headphone yang dipasangkan dengan amplifier itu pun merupakan tipe elektrostatis, sehingga sanggup menghasilkan suara yang lebih jernih dibanding headphone model dinamis.

Selain itu, headphone HE-1 juga memiliki kemampuan respon frekuensi yang berkisar antara 8 Hz hingga 100 kHz.

Rentang tersebut sangat luas, bahkan melebihi kemampuan pendengaran manusia yang hanya di rentang 20 Hz hingga 20 kHz.

Melihat spesifikasi dan harga tersebut, apakah Anda tertarik untuk menjajal Sennheiser HE-1 ini?

Sennheiser HE 1 yang terdiri dari headphone, amplifier tabung, dan dudukan marmer dengan empat channel penyetelan.
Sennheiser HE 1 yang terdiri dari headphone, amplifier tabung, dan dudukan marmer dengan empat channel penyetelan.

(Kompas.com/Yoga Hastyadi Widiartanto)

Selanjutnya