TRIBUNJUALBELI.COM - Hidup dengan penuh kesibukan membuat seseorang mudah mengalami stres.
Sayangnya, tak semua orang tahu betul tanda-tanda stres yang dialaminya.
Padahal stres yang berkepanjangan bisa berujung pada kondisi depresi.
Untuk mencegah terjadinya depresi karena stres, kamu harus bisa amati perubahan yang ada dalam dirimu.
Dilansir dari Mirror pada Rabu (13/6/2018), kenali 5 tanda stres berikut ini untuk mencegahmu dari depresi.
1. Mudah lelah
Stres memiliki efek fisiologis pada tubuh dengan melepaskan hormon ke dalam aliran darah.
Akibatnya detak jantung dan pernapasan menjadi lebih cepat.
Tekanan pada tubuh tersebut membuat kamu lelah sepanjang waktu.
3. Pola makan yang salah
Orang yang berada dalam kondisi stres dalam jangka pendek biasanya kehilangan nafsu makan.
Hal ini disebabkan oleh bagian otak, hipotalamus, yang menghasilkan hormon menekan nafsu makan.
Sedangkan orang-orang stres dalam jangka waktu yang lama, akan muncul kortisol, hormon yang meningkatkan nafsu makan.
Oleh sebab itu, kamu harus waspada jika merasa nafsu makanmu berubah menjadi lebih banyak atau lebih sedikit.
3. Merasa panik
Saat stres, detak jantung akan cenderung meningkat.
Hal ini terkadang bisa menyebabkan perasaan cemas, serangan panik, bahkan sesak napas.
4. Mudah sakit
Stres memiliki beberapa efek nyata terhadap kesehatan dengan menekan sistem kekebalan tubuh.
Dalam kondisi stres, bisanya kamu akan mudah terserang penyakit.
Nah, jika 5 gejala tersebut sedang kamu alami, jangan terburu khawatir.
Empat hal ini bisa kamu terapkan untuk mengurangi atau mencegah rasa stres.
1. Istirahat
Istirahat sama pentingnya dengan olahraga, karena tidur adalah kesempatan bagi tubuh untuk memulihkan tenaga.
Cobalah untuk tidur selama 7-8 jam semalam.
Batasi kafein dan alkohol, karena bisa meningkatkan hormon stres dalam tubuh.
2. Permainan otak
Permainan otak bisa melatih jiwa untuk mendorong pertumbuhan sel baru dan menjaga pikiran tetap sehat.
Hal ini bisa membantu meningkatkan kebugaran mental.
3. Fokuskan perhatian
Stres dan kecemasan sering disebabkan karena memusatkan perhatian pada masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan.
Coba teknik meditasi, pernapasan, dan yoga.
Kegiatan tersebut bisa membantu mengelola emosi lebih efisien.
4. Keseimbangan dalam hidup
Mempertahankan keseimbangan saat bekerja keras dan istirahat sangat penting untuk menjaga tingkat stres.
Ketika menyediakan waktu untuk diri sendiri dan melakukan hal-hal yang dinikmati, hal tersebut bisa membantu kita lebih produktif.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!