TRIBUNJUALBELI.COM - Sampai usia berapa sebaiknya anak tidur bersama ibunya?
Hal itu tentu menjadi pertanyaan banyka orang.
Seorang ahli menyarankan agar anak tidur bersama ibu hingga berusia 3 tahun.
Seorang dokter anak mengatakan bahwa bayi berusia dua hari yang tidur di ranjang terpisah dari ibunya merasa kurang nyenyak daripada mereka yang tertidur di dada ibu mereka.
Dilansir dari Dailymail pada Selasa (12/6/2018), tidur terpisah juga diklaim membuat jantung anak berada di bawah tekanan.
Tidur terpisah membuat ibu dan anak sulit untuk terikat, dan merusak perkembangan otak.
Para peneliti juga takut hal ini bisa menyebabkan perilaku buruk pada anak saat sudah tumbuh besar.
Dr Nils Bergman dari Universitas of Cape Town, Afrika Selatan mengatakan untuk mendapatkan perkembangan optimal, bayi baru lahir yang dalam keadaan sehat harus tidur di dada ibu mereka selama beberapa minggu pertama.
Setelah itu, mereka harus tidur satu ranjang dengan ibu sampai berumur tiga bahkan empat tahun.
Namun, penelitian lainnya mengatakan, jika ibu yang tak bisa mengatur gerakkannya saat tidur, bed sharing tidaklah disarankan.
Sebuah penilitian di Inggris menunjukkan adanya kematian bayi secara tiba-tiba, hampir dua per tiga dari mereka mati ketika tempat tidur satu ranjang dengan ibu.
Tetapi, Dr Bergman memberikan komentar lain soal ini.
"Ketika bayi mengalami kematian di ranjang, hal ini bukan karena ibu ada di samping mereka.
Itu karena hal lain seperti asap rokok beracun, alkohol, bantal besar, dan mainan berbahaya," kata Dr Bergman.
Pada penelitian ini, sebanyak 16 bayi menjadi sampel dalam penelitian ini.
Mereka dipantau saat tidur di dada ibu dan di ranjang samping tempat tidur.
Hasil penelitian tersebut pun memperlihatkan jantung bayi berada di bawah tekanan lebih banyak saat dia tidur sendiri.
Selain itu, hanya 6 dari 16 bayi yang tidur nyenyak namun kualitasnya jauh lebih buruk dibandingkan yang tidur bersama ibu.
Dr Bergman mengatakan jika perubahan pada otak yang disebabkan oleh hormon stres akan menyebabkan anak lebih sulit diatur, hal ini bisa menyebabkan masalah seperti pergaulan bebas.
National Childbirth Trust mendukung pembagian tempat tidur, selama orang tua belum merokok, minum atau menggunakan narkoba dan tidak mengalami obesitas, sakit atau terlalu lelah.
Profesor George Haycock dari Yayasan Studi tentang Kematian Bayi, mengatakan: "Posisi kita sebagai pondasi adalah kita berhutang kepada masyarakat untuk merekomendasikan tempat yang paling aman berada di tempat tidur di kamar orang tua."

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!